BANJARMASIN – KALSELBABUSALAM.COM
Suci Anisa Rusli, istri Bupati Kotabaru, resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kotabaru periode 2025-2030. Pelantikan ini berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (5/2/2025), bersama para Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu dari 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Pembina Posyandu Provinsi Kalsel, Ny. Hj. Fathul Jannah Muhidin, memimpin langsung pelantikan tersebut. Acara ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53, yang mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas.”
Dalam sambutannya, Ny. Hj. Fathul Jannah Muhidin menegaskan bahwa PKK merupakan pilar utama dalam pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap para ketua TP PKK yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan daerah masing-masing.
“PKK adalah rumah besar bagi seluruh masyarakat Banua. Dengan peran aktif seluruh pengurus dan kader, kita dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar-tingkatan TP PKK agar setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. “Melalui 10 Program Pokok PKK, kita memiliki pedoman yang jelas untuk terus bergerak dan berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan. Sinergi antar-tingkatan sangat penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” tambahnya.
Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel telah mencanangkan visi pembangunan berkelanjutan, berbudaya, religi, dan sejahtera menuju Gerbang Logistik Kalimantan.
“Untuk mewujudkan visi tersebut, diperlukan sinergi dan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat, termasuk Tim Penggerak PKK,” ujar Hasnuryadi.
Ia juga menekankan bahwa PKK bukan sekadar organisasi sosial, melainkan mitra strategis pemerintah yang memiliki jaringan hingga ke tingkat desa dan RT. Hal ini memungkinkan PKK untuk secara langsung menyentuh dan memahami kebutuhan masyarakat.
“PKK memiliki kekuatan di akar rumput. Karena itu, saya berharap seluruh pengurus mampu merancang program yang inovatif, relevan, dan adaptif terhadap tantangan di daerah masing-masing,” katanya.
Menurut Hasnuryadi, keberhasilan PKK dalam menggerakkan program di lapangan akan berdampak besar pada pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk bekerja sama lintas kabupaten/kota demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru di tubuh TP PKK Kotabaru, diharapkan program-program pemberdayaan keluarga semakin efektif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat. Di tengah tantangan zaman, PKK dituntut untuk lebih inovatif dalam menghadirkan solusi bagi berbagai permasalahan sosial, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi keluarga.
Pelantikan ini sekaligus menjadi awal bagi Suci Anisa Rusli dan jajaran TP PKK Kotabaru untuk menggerakkan program-program unggulan, menguatkan kolaborasi dengan pemerintah, serta memastikan kesejahteraan keluarga di Kotabaru semakin meningkat. Dengan semangat Asta Cita, PKK siap melangkah menuju Indonesia Emas.(Ainah)




