Kotabaru, kalselbabussalam.com – PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk Unit Tarjun pada Rabu, 8 Oktober 2025, melaksanakan kegiatan WCD (World Clean Up Day) sebagai bagian dari aksi menuju Indonesia Bersih Tahun 2029, dengan mengusung tema “Sedekah Sampah”.
Kegiatan ini bekerja sama langsung dengan Bank Sampah Desa Langadai.

Manajer PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Teguh Iman B, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan September dan Oktober, serta dikaitkan dengan momentum World Clean Up Day.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penyegaran (refresh) budaya dan nilai-nilai kebiasaan baik yang terus kami terapkan di lingkungan kerja Indocement, mulai dari jajaran manajemen hingga seluruh pelaksana,” ujarnya.

Dalam program ini, seluruh peserta melakukan pemilahan sampah dengan benar untuk kemudian diserahkan kepada pengelola. Pengelola akan memilih kembali mana yang memiliki nilai ekonomi, seperti pakaian bekas dan botol plastik untuk dimanfaatkan kembali.
Sementara itu, sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi akan diterima oleh Indocement sebagai alternatif bahan bakar, seperti ban bekas, plastik, dan kertas.

“Karena kami di Indocement sebagai produsen semen memiliki fasilitas incinerator terbaik,” tambah Teguh.

Sementara itu, SHECSR Department Head, Eva, menjelaskan bahwa setiap karyawan diwajibkan membawa barang yang sudah tidak terpakai dari rumah untuk disumbangkan di posko “Sedekah Sampah”.
“Setiap karyawan wajib menyumbangkan sampahnya sendiri dan tidak boleh diwakilkan,” jelasnya.

Eva menambahkan, kegiatan ini juga memberikan doorprize bagi peserta dengan timbangan sampah terbanyak.
“Bagi yang membawa 5 kg sampah akan mendapat botol kaca, 10 kg mendapat gelas, dan 15 kg mendapat tumbler,” ujarnya.

Melalui unit Alternative Fuel & Material (AFM), Gesang Gunoro turut menunjukkan komitmen Indocement dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah secara mandiri di area pabrik.
“Sekarang kami sudah semakin peduli terhadap sampah dan berupaya untuk mengelolanya dengan baik. Adanya kegiatan pemungutan sampah ini merupakan salah satu bentuk keterlibatan nyata kami dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di area sekitar pabrik,” ungkap Gesang.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran seluruh karyawan dan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan serta mengelola sampah dengan bijak. Ainah

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.