Kluivert Wanti-Wanti Higers: Pilih Klub Dulu, Timnas Indonesia Kemudian?

KalselBabusalam.com – Dinamika persiapan Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, fokus tertuju pada bek tangguh, Mees Hilgers, yang dipastikan batal bergabung dengan skuad Garuda. Keputusan ini diikuti dengan komunikasi intensif antara Hilgers dan pelatih kepala, Patrick Kluivert, mengenai situasi yang dihadapinya.

Mees Hilgers, yang namanya sebelumnya masuk dalam daftar panggilan timnas, dipastikan absen pada agenda FIFA Matchday bulan September. Keputusannya untuk mundur di tengah persiapan pemusatan latihan yang sudah mulai digelar di Surabaya tentu menjadi sorotan tajam. Pasalnya, sang bek saat ini tengah dalam tahap negosiasi krusial dengan sebuah klub, berambisi untuk meninggalkan Twente FC demi mencari tantangan baru. Keterbatasan waktu yang mepet menjadi penghalang utama bagi Mees untuk bergabung dengan skuad Garuda.

Meskipun demikian, Patrick Kluivert, sang arsitek Timnas Indonesia, sejatinya telah menanti kehadiran Mees di dalam tim. Mengingat padatnya jadwal persiapan jelang pertandingan krusial melawan Taiwan dan Lebanon, setiap menit menjadi sangat berharga. Menyadari situasi pelik yang dihadapi pemainnya, Kluivert bahkan telah melakukan komunikasi langsung dengan Mees, termasuk membahas detail proses kepindahannya ke klub baru.

Kluivert memahami betul bahwa setiap pemain yang baru bergabung membutuhkan waktu untuk beradaptasi, itulah mengapa kedatangan sebelum pemusatan latihan sangat dianjurkan. Mantan pelatih Curacao ini lantas meminta kepada bek berusia 24 tahun tersebut untuk fokus sepenuhnya pada masa depannya di level klub. Dengan tegas, Kluivert memberikan batas waktu: jika sang pemain tidak dapat bergabung selambat-lambatnya satu hari sebelum pertandingan, lebih baik ia tidak hadir sama sekali. Langkah ini dianggap sebagai pilihan terbaik agar Mees dapat sepenuhnya fokus pada penyelesaian negosiasi kontrak klub barunya. Sebelumnya, Mees sempat nyaris mencapai kesepakatan dengan sebuah klub Prancis, namun transfer tersebut gagal terwujud akibat minimnya waktu yang tersedia.

“Saya bilang kalau kamu datang lebih lambat dari sehari sebelum pertandingan. Kamu harus fokus pada perpindahan klub baru saja,” kata Patrick Kluivert dilansir BolaSport.com dari kanal YouTube Timnas Indonesia, memberikan gambaran jelas prioritas yang harus diambil Mees.

Di sisi lain, perhatian kini tertuju pada dua nama lain yang kehadirannya masih dinanti di Surabaya, yakni Calvin Verdonk dan Adrian Wibowo. Verdonk saat ini masih dalam suasana duka yang mendalam setelah saudara tirinya baru saja meninggal dunia, sehingga membutuhkan waktu untuk memulihkan diri dan berduka.

Sementara itu, bagi Adrian Wibowo, ini menjadi kesempatan perdana yang sangat berharga untuk berlatih bersama Timnas Indonesia. Ia berpeluang besar untuk melakukan debutnya, meskipun saat ini masih berstatus kewarganegaraan ganda dan memiliki paspor Amerika Serikat. Kehadiran pemain muda dari LAFC ini tentu akan menambah amunisi berkualitas di sektor depan skuad Garuda, memberikan opsi serangan yang lebih beragam dan menyegarkan.

“Adrian Wibowo dia bermain kemarin dan sekarang sedang di pesawat. Mereka berdua akan datang malam ini,” tutup Kluivert, mengonfirmasi kedatangan kedua pemain yang diharapkan dapat segera bergabung dengan rekan-rekannya di pemusatan latihan.