Kotabaru, Kalselbabussalam.com –
PT. Pelsart Tambang Kencana (PTK) menerima apresiasi pendidikan Sebanyak 200 siswa berprestasi dari delapan sekolah di wilayah Ring 1 sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik, kedisiplinan, dan semangat belajar yang telah ditunjukkan selama satu tahun ajaran berlangsung Desa Sungai Durian. (20/06/2026).
Program Apresiasi Siswa Berprestasi menjangkau delapan sekolah yang tersebar di Desa Batuah, Desa Buluh Kuning, dan Desa Gendang Timburu. Adapun sekolah penerima program tersebut terdiri dari TK Pangeran Antasari Batuah, SDN Mantam Desa Batuah, TK Cahaya Banian, TK Nava Dhamaseka Prajna, SDN Buluh Kuning, TK Kemuning Gendang Timburu, SDN Gendang Timburu, dan SMP Negeri 3 Sungai Durian.
Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta penghargaan bagi siswa yang menunjukkan prestasi akademik maupun nonakademik.
Melalui program ini, PTK memberikan apresiasi kepada 200 siswa berprestasi mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama. Apresiasi yang diberikan berupa perlengkapan sekolah berupa tas, buku dan alat tulis serta uang saku sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat belajar dan pencapaian para siswa.
Manager CSR PT Pelsart Tambang Kencana, Septamto L. Inkiriwang, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah sekitar operasional perusahaan.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan perbaikan dan peningkatan disetiap prosesnya. Tahun sebelumnya, kita berikan apresiasi untuk 3 besar di masing-masing kelas, tahun ini diambil 5 besar di masing-masing kelas”. ujarnya
“Menurutnya, Melalui program apresiasi ini, kami ingin memberikan penghargaan kepada siswa yang telah menunjukkan prestasi sekaligus memotivasi siswa lainnya untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri”.
Selain memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, program ini juga bertujuan menumbuhkan budaya kompetitif yang sehat di lingkungan sekolah. Keberhasilan para penerima apresiasi diharapkan menjadi inspirasi bagi teman-teman sebaya untuk meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik.
Kepala SDN Mantam, Kusmiran, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diberikan PTK tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi siswa penerima, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh peserta didik untuk meningkatkan prestasi.
“Program ini sangat positif karena memberikan motivasi nyata kepada anak-anak untuk belajar lebih giat. Ketika mereka melihat teman-temannya mendapatkan penghargaan atas usaha dan prestasi yang diraih, siswa lain juga terdorong untuk berusaha lebih baik. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan oleh sekolah dan para siswa,” ujar Kusmiran.
Program Apresiasi Siswa Berprestasi merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan yang dilaksanakan secara rutin oleh PTK. Program ini sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan motivasi belajar dan pengembangan potensi generasi muda.
Salah satu penerima apresiasi dari SMP Negeri 3 Sungai Durian, Sahara, mengaku senang dan bangga atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan prestasi.
“Saya sangat senang dan bersyukur menerima penghargaan ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih baik. Terima kasih kepada PTK atas perhatian dan dukungannya kepada para siswa. Semoga program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak pelajar yang termotivasi untuk berprestasi,” ujar Sahara.
PTK meyakini bahwa sinergi antara perusahaan, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam melahirkan generasi muda yang unggul, berprestasi, percaya diri, dan siap mengambil peran sebagai penerus pembangunan daerah di masa depan.



