
KALSELBABUSALAM.COM
Jakarta, — Menyambut pelantikan pada 20 Februari 2025, Bupati Kotabaru terpilih, H. Muhammad Rusli, bersama Wakil Bupati Syairi Mukhlis, menjalani serangkaian tahapan penting yang diwajibkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Senin pagi (17/02), keduanya hadir di kantor Kemendagri untuk mengikuti registrasi pelantikan dan pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up/MCU), yang menjadi syarat utama bagi setiap kepala daerah terpilih.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian persyaratan pelantikan yang diatur dalam surat Radiogram Kemendagri nomor 100.2.1.3/698/SJ yang dikeluarkan pada 13 Februari 2025. Sebanyak 81 kepala daerah dari 481 yang terpilih di seluruh Indonesia harus mengikuti pemeriksaan kesehatan dan registrasi, sebelum melanjutkan ke acara retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21 hingga 28 Februari 2025.
Proses pemeriksaan kesehatan yang dihadapi oleh Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru ini meliputi sejumlah tes medis yang melibatkan pemeriksaan tensi darah, kolesterol, asam urat, dan gula darah. Semua tahapan ini berlangsung dengan cermat dan teliti di Gedung F dan Plaza Gedung C (Sasana Bhakti Praja), yang turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah lainnya, seperti Bupati Tanah Bumbu terpilih, Andi Rudi Latif, serta Gubernur Kalimantan Selatan terpilih, H. Muhidin.
Mengenai hal ini, Bupati H. Muhammad Rusli mengungkapkan rasa syukur dan optimisme menyambut pelantikan mendatang. “Alhamdulillah, puji syukur, hari ini kami diberikan kesehatan dalam rangka menghadapi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati 2025,” katanya.
Setelah selesai menjalani pemeriksaan, Rusli dan Mukhlis melanjutkan dengan pengambilan tanda pangkat, sebuah langkah simbolis yang menandai kesiapan mereka menjelang pelantikan pada 20 Februari. Proses ini adalah bagian dari tata cara resmi yang harus dilalui oleh setiap kepala daerah terpilih sebelum mereka menjalankan tugas mereka sebagai pemimpin daerah.
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru yang akan datang ini dipandang sebagai momen penting bagi daerah tersebut, mengingat peran strategis yang akan dijalankan kedua pejabat tersebut dalam memimpin dan mendorong kemajuan Kotabaru di masa depan. Setelah melalui serangkaian prosedur resmi, mereka pun diharapkan dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.
Kegiatan di Kemendagri ini pun menunjukkan komitmen untuk menjaga integritas dan kesehatan para kepala daerah yang terpilih, demi memastikan mereka siap dalam menjalankan tugas berat yang diemban. (Ainah)










