
Kotabaru – KALSELBABUSALAM.COM
Ribuan warga memadati kawasan Siring Laut, Kotabaru, Kamis malam (21/8/2025), untuk menyaksikan puncak Festival Budaya Saijaan. Gelaran bertajuk Balahindang Bundang Saijaan 4 itu menjadi momentum lahirnya lagu Banjar terbaru berjudul Malam Talenta Banua, yang disambut sorak meriah penonton.
Peluncuran lagu ini menjadi bagian dari album kompilasi Banjar Kotabaru volume keempat. Kepala Bidang Event Pertunjukan Dinas Pariwisata Kotabaru, H. Rudi Nugraha, menyebut karya musik Banjar kini semakin mudah diakses publik.
“Alhamdulillah, karya-karya baru Banjar kembali lahir dan bisa dinikmati lewat radio, YouTube, maupun platform digital,” ujarnya.
Acara turut dihadiri berbagai tokoh daerah, antara lain Ketua DPC PAPPRI Kotabaru, Ketua PKD Kotabaru, Ketua Dewan Kesenian, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DPC Forsa, komunitas seni, hingga para pegiat budaya. Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan penuh terhadap perkembangan seni lokal.
Festival Budaya Saijaan bukan sekadar pesta musik tahunan. Sejak pertama kali digelar, festival ini dirancang sebagai ruang kreatif bagi seniman Banjar untuk melahirkan karya baru sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi. Peluncuran Malam Talenta Banua disebut sebagai bukti nyata komitmen daerah dalam melestarikan seni Banjar dan memperkuat identitas budaya Saijaan.
Kotabaru sendiri dikenal sebagai salah satu kabupaten dengan warisan budaya kaya, dari tradisi lisan, tarian, hingga musik Banjar. Melalui festival ini, pemerintah daerah berupaya menjembatani generasi muda agar tetap akrab dengan akar budayanya, meski di tengah derasnya arus musik modern.
Lebih jauh, Festival Budaya Saijaan kini juga menjadi agenda penting dalam kalender pariwisata daerah. Berlokasi di kawasan ikonik Siring Laut, festival tidak hanya menarik perhatian warga lokal tetapi juga wisatawan dari luar daerah. Pertunjukan seni, pameran, dan peluncuran karya musik baru diposisikan sebagai daya tarik tambahan bagi pariwisata bahari Kotabaru.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan komunitas seni, Festival Budaya Saijaan diharapkan dapat terus berkembang sebagai panggung kebudayaan sekaligus destinasi wisata budaya unggulan Kalimantan Selatan.(A)











