PURUK CAHU – KALSELBABUSALAM.COM
Di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, kolaborasi lintas sektor mencoba hadir meringankan beban masyarakat. Bertempat di ikon kota, Bundaran Emas Puruk Cahu, DPW BainHam RI Kalteng bersama Unit Turjawali Sat Samapta Polres Murung Raya dan CV Karina Bersaudara menggelar aksi sosial berupa pasar murah sekaligus pembagian 50 paket sembako gratis.

Kegiatan yang diinisiasi oleh organisasi bantuan hukum dan aparat penegak hukum ini menyasar warga yang paling terdampak secara ekonomi. Langkah ini dipandang sebagai upaya konkret untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah momentum hari besar keagamaan yang biasanya dibarengi dengan kenaikan harga pangan.

Ketua BainHam RI Kalteng, Juanda, didampingi Sekretaris H. Jainal, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas formalitas.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi berkah bagi seluruh masyarakat dan membawa kebaikan bagi kita semua,” ujar Juanda pada Rabu (25/2). Ia menekankan bahwa prinsip utamanya adalah kebersamaan dan kepedulian sosial yang nyata.

Selain aspek bantuan pangan, kehadiran personil kepolisian dalam agenda ini juga memiliki dimensi pengamanan dan pendekatan persuasif. Perwakilan Turjawali Sat Samapta Polres Murung Raya, Yance, menyebutkan bahwa keterlibatan mereka adalah bagian dari fungsi sosial Polri.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutur Yance.

Pelaksanaan pasar murah ini mendapat respons positif dari warga setempat yang memadati area Bundaran Emas. Dengan adanya akses pangan murah dan bantuan cuma-cuma ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat Puruk Cahu selama Ramadhan tetap terjaga.

Lebih jauh, aksi kolaborasi antara LSM, swasta (CV Karina Bersaudara), dan kepolisian ini diharapkan menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk menginisiasi gerakan serupa guna memperkuat jaring pengaman sosial di Kalimantan Tengah.(Lkng)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.