BANJARBARU KALSELBABUSALAM.COM
Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kalimantan Selatan kembali memperkuat pembinaan sepak bola usia dini melalui penyelenggaraan Festival Sepak Bola U-10 dan U-12 Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 26–28 Juni 2026.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pemain muda, tetapi juga menjadi sarana penjaringan talenta terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi kejuaraan nasional dalam waktu dekat.
Ketua FORSGI Kalimantan Selatan, Budiono, mengatakan festival tersebut diselenggarakan atas inisiatif FORSGI Kalsel dengan dukungan dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin antara organisasi dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam pengembangan sepak bola usia dini di Banua.
“Dukungan pembinaan dari pemerintah daerah dapat terus berlanjut sehingga program pengembangan pemain muda dapat berjalan secara berkesinambungan,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Budiono menjelaskan, festival ini menjadi bagian dari tahapan seleksi pemain untuk menghadapi Kejuaraan Nasional Piala Bela Negara yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Juli 2026 di Pondok Gede, Jakarta Timur.
“Festival ini menjadi bagian dari proses seleksi pemain. Kami ingin mendapatkan talenta terbaik yang nantinya bisa bersaing di tingkat nasional,” katanya.
Ia mengungkapkan, sistem pembentukan tim nasional usia dini FORSGI tidak berdasarkan kuota perwakilan daerah. Sebaliknya, pemain terbaik dari berbagai provinsi akan dipantau dan diseleksi kembali untuk membentuk tim yang paling kompetitif.
Karena itu, festival tingkat provinsi menjadi kesempatan penting bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan pencari bakat dan pengurus FORSGI.
Saat ini, FORSGI Kalimantan Selatan telah memiliki kepengurusan aktif di delapan kabupaten dan kota. Pihaknya berharap seluruh daerah yang telah tergabung dapat berpartisipasi dan mendukung suksesnya pelaksanaan festival.
Antusiasme peserta pun dinilai cukup tinggi. Hingga pertengahan Juni 2026, sebanyak 20 tim telah mendaftarkan diri, terdiri dari sembilan tim pada kategori U-10 dan sebelas tim pada kategori U-12.
Dengan tingginya minat peserta, FORSGI Kalsel optimistis festival ini dapat menjadi wadah pembinaan yang efektif sekaligus melahirkan generasi pesepak bola muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
“Dengan jumlah peserta yang terus bertambah, festival ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus melahirkan generasi pesepak bola muda Kalimantan Selatan yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” pungkas Budiono(mckalsel/lnk).




