TABALONG — KALSELBABUSALAM.COM-
Polisi mengamankan seorang pria berinisial RW, 43 tahun, yang diduga terlibat dalam pencurian buah kelapa sawit milik perusahaan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. RW diamankan setelah pengawas perkebunan bersama sejumlah karyawan membuntuti truk yang diduga mengangkut hasil curian hingga berhenti di Desa Mahe Seberang, Kecamatan Haruai, Minggu, 9 Agustus 2026 dini hari.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kepala Seksi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan peristiwa itu bermula dari informasi karyawan perkebunan mengenai sebuah truk yang masuk ke area kebun kelapa sawit yang dikelola perusahaan pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026.
Mendapat informasi tersebut, pengawas perkebunan bersama sejumlah karyawan mendatangi lokasi kebun di wilayah Desa Kambitin Raya, Kecamatan Tanjung. Pada Minggu dini hari, mereka melihat sebuah truk keluar dari area perkebunan menuju arah Pangi, Desa Garunggung, Kecamatan Tanjung.
Mereka kemudian mengikuti truk tersebut untuk mengetahui tujuan kendaraan. Setelah melaju hingga wilayah Desa Mahe Seberang, Kecamatan Haruai, truk itu akhirnya berhenti.
Saat dilakukan pemeriksaan, RW yang disebut berperan sebagai sopir truk mengakui bahwa dirinya bersama dua orang rekannya mengambil buah kelapa sawit dari lokasi perkebunan tanpa izin pihak perusahaan.
Polsek Tanjung yang dipimpin Kapolsek IPTU Ferry Andika Mei Hermawan, S.H., kemudian mengamankan RW beserta barang bukti untuk dibawa ke Mapolsek Tanjung. RW merupakan warga Desa Mahe Pasar, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong.
Dari penindakan tersebut, polisi mengamankan satu unit truk berwarna merah dengan bak kayu berwarna kuning. Polisi juga mengamankan sekitar 80 janjang buah kelapa sawit dengan berat kurang lebih 1,2 ton.
Polisi kini masih memeriksa RW dan sejumlah saksi untuk mendalami dugaan pencurian tersebut. Penyidik juga menelusuri keterlibatan dua orang lainnya yang disebut ikut mengambil buah kelapa sawit bersama RW.
Kedua orang tersebut hingga kini masih dalam pencarian polisi.
Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Tanjung.




