
TABALONG – KALSELBABUSALAM.COM
Pemerintah Kabupaten Tabalong resmi meluncurkan aplikasi SmartNaker dan memulai Program Pemagangan Tahun 2026 sebagai langkah konkret memangkas kesenjangan antara pencari kerja lokal dengan kebutuhan industri. Agenda strategis yang berlangsung di Balai Rakyat H. Dandung Suchrowardi, Senin (23/02/26) pagi ini, menegaskan komitmen daerah dalam mengejar visi Indonesia Emas 2045 melalui digitalisasi ketenagakerjaan.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., turut hadir memperkuat sinergi Forkopimda dalam mendukung stabilitas ekonomi melalui penguatan sumber daya manusia (SDM).
Aplikasi SmartNaker dirancang bukan sekadar platform administratif, melainkan ekosistem digital yang mengintegrasikan informasi lowongan, pendaftaran pelatihan, hingga manajemen pemagangan. Inovasi ini menjadi jawaban atas tantangan aksesibilitas informasi yang selama ini kerap menjadi kendala bagi tenaga kerja lokal di Bumi Saraba Kawa.
Bupati Tabalong, Ir. H. M. Noor Rifani, S.H., S.T., M.T., dalam sambutannya menekankan bahwa inovasi digital adalah kunci untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.
“Launching Aplikasi SmartNaker Tabalong ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Aplikasi ini menjadi bagian dari upaya kita dalam mendukung Visi Indonesia Emas 2045 serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja,” ujar Bupati Noor Rifani.
Selain peluncuran aplikasi, momentum ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama program pemagangan tahun 2026. Program ini mewajibkan adanya kolaborasi antara pemerintah dan pimpinan perusahaan untuk memberikan pengalaman kerja nyata (on-the-job training) yang terstruktur bagi peserta.
Langkah ini diapresiasi oleh berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian. Kapolres Tabalong, melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menyatakan bahwa peningkatan kompetensi warga berkorelasi langsung dengan kondusivitas wilayah.
“Kami menyambut baik peluncuran SmartNaker dan program pemagangan ini. Dengan meningkatnya kompetensi tenaga kerja, diharapkan dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta stabilitas kamtibmas,” ungkap IPTU Heri Siswoyo.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Direktur PT Mahakarya Inovasi Bangsa Rahmad Hidayat, Kepala Disnaker Tabalong Hady Ismanto, serta sejumlah pimpinan perusahaan besar di wilayah Tabalong. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor swasta siap menyerap tenaga kerja yang telah terkurasi melalui sistem SmartNaker.
Melalui integrasi data yang transparan dan program magang yang berkelanjutan, Pemkab Tabalong optimis angka pengangguran dapat ditekan sementara kualitas keterampilan teknis (hard skills) dan soft skills masyarakat lokal terus meningkat sesuai kebutuhan pasar global.










