Foto: MC Tala
Magelang – KALSELBABUSALAM.COM Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menghadiri Magelang Retreat 2025, sebuah forum strategis yang mempertemukan kepala daerah se-Indonesia untuk membahas isu-isu pembangunan nasional. Kegiatan ini berlangsung di Magelang, Jawa Tengah, dan diisi dengan paparan dari para menteri hingga sesi refleksi bersama Presiden Republik Indonesia.
Sejak Kamis (27/2/2025) pagi, Rahmat Trianto sudah mengikuti rangkaian agenda yang padat. Dimulai dari Giat Terpimpin menuju Puncak Gunung Tidar, ia bersama peserta lain menjalani sesi refleksi kepemimpinan. Setelah itu, ia menghadiri serangkaian diskusi bersama sejumlah menteri, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN, serta Kepala Badan Gizi Nasional, yang membahas kebijakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pada pukul 10.00 WIB, Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, tiba di lokasi dan langsung bergabung dalam sesi diskusi di Ruang Kelas Sudirman. Mengenakan seragam Komcad, ia mengikuti pemaparan berbagai isu pembangunan daerah serta nasional.
Sesi siang menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang membahas strategi akselerasi pembangunan berkelanjutan. Salah satu momen penting dalam agenda ini adalah kehadiran Presiden ke-6 RI, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, yang berbagi wawasan mengenai kepemimpinan dan keberlanjutan pembangunan.
Menjelang sore, Bupati Rahmat Trianto turut serta dalam Parade Senja yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Parade ini menjadi simbol kebersamaan dan tekad para kepala daerah dalam memperkuat sinergi membangun negeri.
Sebagai penutup, ia menghadiri Farewell Dinner di Rukan Husen bersama peserta lain. Dengan mengenakan seragam PDL Komcad, Rahmat Trianto memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan mempererat jejaring dengan para pemimpin daerah lainnya.
“Kami membawa banyak wawasan dan inspirasi dari forum ini. Semua akan kami implementasikan demi kemajuan Kabupaten Tanah Laut,” ujar Rahmat Trianto.
Magelang Retreat 2025 diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi kebijakan yang konkret bagi pembangunan daerah di seluruh Indonesia. (Ainah)










