Api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Rahmatullah (44) yang saat itu berada di depan rumah milik Hipni Riadi. Ia melihat kobaran api muncul dari bagian dapur belakang rumah tersebut dan segera memberitahukan warga sekitar serta menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Meski empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berada berdekatan. Dua rumah milik Ariyanto (35) dan Nurul Epatil Hasanah (42) turut terdampak akibat cepatnya penyebaran api.
Akibat kebakaran itu, rumah milik Hipni Riadi hangus terbakar hingga mengalami kerusakan 100 persen. Sementara rumah Ariyanto mengalami kerusakan sekitar 75 persen dan rumah Nurul Epatil Hasanah mengalami kerusakan sekitar 35 persen.
Petugas pemadam kebakaran Kecamatan Kelua bersama relawan dan warga setempat berjibaku melakukan pemadaman. Setelah lebih dari satu jam penanganan, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.15 WITA.


Sementara itu, personel Polres Tabalong dan Polsek Kelua yang dipimpin Kapolsek IPTU Djanan Kurniawan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta serangkaian langkah penyelidikan. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab kebakaran.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan hasil pendataan sementara menunjukkan total kerugian material mencapai sekitar Rp325 juta.
“Kerugian material diperkirakan sekitar Rp325 juta, terdiri dari rumah milik Hipni Riadi sebesar Rp150 juta, rumah Ariyanto Rp100 juta, dan rumah Nurul Epatil Hasanah Rp75 juta,” ujar IPTU Heri Siswoyo.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, para korban mengalami kerugian besar akibat kerusakan bangunan yang ditimbulkan kebakaran.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Polres Tabalong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik serta peralatan rumah tangga berada dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

