
TABALONG – KALSELBABUSALAM.COM
Amukan si jago merah menghanguskan empat unit rumah di Desa Puain Kiwa RT. 01, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, pada Jumat sore, 20 Februari 2026. Insiden yang diduga dipicu oleh korsleting listrik di sebuah rumah kosong ini mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp700 juta.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 16.00 Wita. Berdasarkan kesaksian Ketua RT setempat, H. Kasduri, dan seorang warga bernama Latifah, kobaran api muncul pertama kali dari bagian atap rumah milik Ahmad Sayuti (62). Saat kejadian, rumah tersebut sedang ditinggal penghuninya berkebun.
Kombinasi material bangunan yang didominasi kayu, cuaca panas ekstrem, serta embusan angin kencang membuat api menjalar dengan beringas. Meski warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, bangunan yang rapuh terhadap api membuat pemadaman berjalan sulit.
Api baru berhasil dijinakkan total pada pukul 17.40 Wita setelah tim gabungan dari UPBS Tabalong, Kremsak, BPBD Kabupaten Tabalong, dan warga setempat berjibaku di lokasi selama hampir dua jam.
Empat rumah warga yang dilaporkan rata dengan tanah (100 persen terbakar) adalah milik:
◾Ahmad Sayuti (62)
◾H. Aping (60)
◾Sari Purnama Wati (49)
◾Mahdi (52)
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, para korban kehilangan tempat tinggal dan harta benda dengan total valuasi mencapai kurang lebih Rp700.000.000.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, mengonfirmasi bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah kegagalan instalasi listrik atau korsleting.
“Jajaran Polres Tabalong telah melakukan langkah-langkah kepolisian berupa pengamanan lokasi, pendataan korban, serta koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujar IPTU Heri Siswoyo dalam keterangan resminya.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan peringatan keras bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya serupa.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya peristiwa serupa,” tambahnya.











