
TANAH BUMBU – KALSELBABUSALAM.COM
Kepolisian Resor (Polres) Tanah Bumbu mengambil langkah tegas untuk menjamin kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadhan. Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, menginstruksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas berisiko tinggi yang kerap muncul di kalangan remaja, mulai dari perang sarung hingga balap liar.
Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran meningkatnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dapat membahayakan nyawa. AKBP Arief Prasetya secara khusus menyoroti empat fenomena musiman yang menjadi target pengawasan: perang sarung, tawuran, balap liar, dan penggunaan petasan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat dalam aktivitas negatif seperti perang sarung, tawuran, balap liar, maupun bermain petasan. Hal ini bukan hanya mengganggu ketertiban, tapi sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegas AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom.
Polres Tanah Bumbu menekankan bahwa keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kolaborasi dengan warga. Kapolres mengimbau agar momentum bulan suci ini digunakan untuk memperbanyak kegiatan positif dan meningkatkan kualitas ibadah.
Untuk mendukung respons cepat di lapangan, kepolisian telah menyiagakan kanal pengaduan yang terintegrasi. Masyarakat yang melihat adanya potensi gangguan atau kerumunan mencurigakan diminta tidak ragu untuk melapor.
Pihak kepolisian menjamin bahwa setiap laporan yang masuk akan ditangani secara profesional melalui Layanan Kepolisian 110. Fasilitas ini memiliki keunggulan:
◾Bebas Pulsa: Dapat diakses oleh siapa saja tanpa kendala biaya.
◾Siaga 24 Jam: Respon cepat kapan pun gangguan terjadi.
◾Akuntabel: Seluruh laporan terekam otomatis dalam sistem digital Polri untuk pemantauan real-time.
“Bersama kita wujudkan Kabupaten Tanah Bumbu yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan,” pungkas Arief. Dengan pengawasan ketat dan kesadaran kolektif, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman.
@ariefprasttd










