
Kotabaru – KALSELBABUSALAM.COM
PT Pelsart Tambang Kencana (PT PTK) menargetkan mulai memasuki tahap produksi pada tahun 2026. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan pemaparan perkembangan perusahaan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotabaru, di kampung nelayan. Kamis (18/12/2025)
Manager CSR PT PTK Septamto dalam sambutannya bahwa saat ini proses pengembangan dan perbaikan tambang masih terus berlangsung. Mineral bijih dari lokasi tambang direncanakan dikirim ke pabrik dengan jarak antara 4 hingga 70 meter, sementara tambang pertama yang akan dikembangkan berada sekitar 7 kilometer dari lokasi longsor tahun 2022.
Perusahaan menargetkan produksi sekitar 6.000–7.000 ton per hari dan berharap pada akhir Februari sudah dapat memulai proses penggilingan. Memasuki tahun 2026, PT PTK optimistis kegiatan produksi dapat berjalan lancar serta memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara dan daerah, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Manajemen PT PTK juga menegaskan keterbukaan terhadap masukan dan kritik dari media, serta komitmen untuk terus menjaga silaturahmi dan kolaborasi dengan insan pers di Kotabaru.
Sementara itu, Ketua PWI Kotabaru Akhmad Nurahsin Qumarudin menyampaikan apresiasi atas komitmen PT PTK yang selama ini aktif berkolaborasi dengan PWI dan berkontribusi bagi masyarakat.
Ia menilai sinergi antara perusahaan dan media sangat penting, tidak hanya dalam penyebaran informasi yang berimbang, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial dan peningkatan profesionalisme wartawan di daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Manager CSR PT PTK Septamto, didampingi Superintendent CSR PT PTK Budi Susanto, Ketua PWI Kotabaru Akhmad Nurahsin Qumarudin, serta anggota PWI Kotabaru.










