
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan pentingnya peran komunitas pendidikan dalam mendukung sekaligus mengawal kebijakan pemerintah di sektor pendidikan.
Hal itu disampaikan Teddy saat menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang bertajuk “Belajaraya Jakarta 2026” di Taman Ismail Marzuki.
Dalam kesempatan tersebut, Teddy juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pegiat pendidikan yang hadir.
“Jadi yang pertama, salam dari Bapak Presiden Prabowo. Beliau menyampaikan salam untuk seluruh komunitas pendidikan, seluruh relawan, dan seluruh penggerak pendidikan yang hadir di acara ini,” ujar Teddy dalam unggahannya di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Sabtu (2/5).
Ia melanjutkan, Presiden turut menyampaikan harapan agar para relawan dan penggerak pendidikan terus berkontribusi bagi generasi muda Indonesia.
“Kebetulan hari ini Hari Pendidikan Nasional. Beliau menyampaikan pesan dan salam, serta berharap seluruh relawan, penggerak, dan orang-orang yang berkecimpung di dunia pendidikan selalu dalam keadaan sehat, semakin hebat berkarya, semakin bermanfaat, dan berdampak baik bagi generasi muda Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Teddy menekankan bahwa pemerintah membutuhkan keterlibatan aktif komunitas pendidikan, termasuk dalam memberikan kritik dan masukan.
“Kami sangat membutuhkan komunitas pendidikan. Kami membutuhkan para relawan dan penggerak untuk memberi kami saran, masukan, serta umpan balik, bahkan koreksi, sehingga pemerintah dan komunitas dapat berjalan beriringan. Saya tahu bahwa pemerintah saja tidak cukup, komunitas pendidikan jauh lebih dekat dengan anak-anak itu sendiri,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi komunitas pendidikan yang selama ini turut membantu pemerintah dalam menghadirkan kebijakan hingga ke ruang kelas.
“Jadi, terima kasih banyak atas kerja keras para komunitas pendidikan. Hari ini negara semakin hadir, khususnya di bidang pendidikan, tidak hanya di atas kertas, tetapi kebijakan itu hadir di ruang-ruang kelas bersama seluruh komunitas pendidikan yang ada,” pungkas Teddy.











