KalselBabusalam.com – Puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi akan terjadi pada hari ini, Selasa (24/3), dengan perkiraan 285 ribu kendaraan bergerak serentak menuju arah Jakarta dan sekitarnya. Prediksi krusial ini disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, menyerukan kewaspadaan bagi para pemudik yang akan kembali ke ibu kota.

Pernyataan tersebut disampaikan Menhub Dudy usai menghadiri seremoni flag off pembukaan rekayasa lalu lintas one way nasional di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah. Skema satu arah ini telah resmi diberlakukan mulai dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta–Cikampek, sebuah langkah antisipasi untuk mengurai potensi kemacetan di jalur vital tersebut.

Menhub Dudy menegaskan bahwa volume kendaraan pada arus balik kali ini diproyeksikan lebih tinggi dibandingkan saat arus mudik pada 18 Maret lalu, yang kala itu mencapai 270 ribu kendaraan. “Dapat kami sampaikan bahwa perkiraan sebagaimana tadi disampaikan Pak Kapolri, hari ini kemungkinan arus balik akan terjadi dengan jumlah kendaraan diperkirakan sebanyak 285 ribu,” ujar Dudy di lokasi, Selasa (24/3), menggarisbawahi urgensi persiapan dan pengelolaan lalu lintas.

Dalam upaya menghindari kemacetan panjang yang berpotensi melumpuhkan jalur utama, pemerintah menerapkan skema buka-tutup di sejumlah titik istirahat vital atau rest area. “Ada beberapa rest area yang diberlakukan buka-tutup, yaitu rest area 62B dan 52B. Hal itu dilakukan dengan harapan tidak terjadi kepadatan, mengingat pada arus mudik sebelumnya jumlah kendaraan mencapai 270 ribu dan sempat terjadi kepadatan,” jelas Menhub, merujuk pada pengalaman sebelumnya yang perlu dihindari.

Selain rekayasa lalu lintas yang komprehensif, Menhub juga secara proaktif mengingatkan masyarakat mengenai opsi bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA). Inisiatif ini diharapkan dapat secara efektif memecah kepadatan kendaraan agar tidak semua pemudik melakukan perjalanan pada waktu yang bersamaan. “Tadi juga Pak Kapolri mengingatkan bahwa WFA dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk merencanakan perjalanan sehingga tidak semuanya berada pada hari ini. Jadi bisa melakukan perjalanan di hari-hari lain,” tuturnya, menyoroti pentingnya perencanaan perjalanan yang fleksibel.

Pembukaan skema one way nasional ini secara langsung diresmikan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengelola arus lalu lintas Lebaran. Turut hadir dalam seremoni penting tersebut antara lain Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Agus Suryonugroho, serta sejumlah pejabat lintas kementerian terkait yang berkolaborasi dalam suksesnya operasi arus balik ini.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.