
KalselBabusalam.com – Dua raksasa industri galangan kapal nasional, PT PAL Indonesia dan PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau PT IKI, menjalin kolaborasi strategis dalam rangka konsolidasi galangan kapal nasional. Kemitraan ini diwujudkan melalui proyek ambisius pembangunan kapal Pinisi serbaguna atau multi-purpose yang merupakan pesanan khusus dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya memperkuat ekosistem industri maritim Indonesia.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan pentingnya sinergi ini. “Kolaborasi ini secara nyata menunjukkan bahwa industri galangan nasional kita memiliki potensi untuk tumbuh bersama, menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi. Tentu saja, ekosistem industri komponen di dalamnya juga akan turut berkembang pesat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Ahad, 26 April 2026, sebagaimana dilansir dari Antara.
Kesepakatan penting ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kaharuddin Djenod dan Plt Direktur Utama PT IKI, Suhan Ikhsan, yang berlangsung di Makassar pada Sabtu lalu. Penandatanganan ini menjadi landasan awal bagi PT PAL untuk mengemban peran sebagai National Consolidator galangan kapal, sebuah mandat dari Danantara guna mempererat kerja sama antar-galangan nasional dalam satu kesatuan ekosistem industri yang kuat.
Dalam implementasi proyek pembangunan kapal Pinisi serbaguna ini, PT PAL Indonesia akan bertanggung jawab penuh dalam memastikan standar material, pengendalian mutu, dan quality assurance berjalan sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi proyek yang ketat. Sementara itu, PT IKI akan memusatkan seluruh sumber daya dan keahliannya pada pembangunan fisik kapal, mengerahkan kemampuan terbaiknya demi kelancaran dan kesuksesan proyek vital ini.
Plt Direktur Utama PT IKI, Suhan Ikhsan, menyatakan komitmen penuh pihaknya. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah PT PAL yang telah melibatkan PT IKI dalam agenda konsolidasi galangan kapal nasional. “Melalui proyek ini, kami berharap terjadi sharing teknologi dan sharing knowledge yang optimal. Dengan kepemimpinan PT PAL, kami yakin seluruh galangan kapal nasional, khususnya PT IKI, dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya kedaulatan maritim Indonesia,” harap Suhan Ikhsan.
Sebagai informasi tambahan, kontrak pembangunan kapal Pinisi serbaguna ini telah resmi ditandatangani antara PT PAL Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada Sabtu sebelumnya. Penandatanganan kontrak krusial ini dilakukan oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, bersama perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Ilyas, serta disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Kapal Pinisi serbaguna yang akan dibangun ini dirancang dengan spesifikasi impresif: panjang 52 meter dan kapasitas akomodasi hingga 140 orang. Desainnya memadukan karakteristik otentik kapal Pinisi dengan sentuhan teknologi modern, menjadikannya kapal multifungsi yang siap mendukung beragam pelayanan. Selain berfungsi sebagai sarana transportasi utama antarpulau, kapal ini juga akan dilengkapi tangki bahan bakar berkapasitas besar, guna menunjang efisiensi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ke wilayah-wilayah terpencil di Sulawesi Selatan.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyambut baik proyek ini, menegaskan pentingnya kehadiran kapal tersebut bagi daerahnya. “Kapal ini akan menjadi penghubung utama konektivitas antarpulau di wilayah Sulawesi Selatan, membuka akses dan mendukung geliat ekonomi masyarakat pesisir,” pungkas Andi Sudirman.











