Bisnis.com, JAKARTA — PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) memasang strategi investasi dengan melihat jangka panjang saat kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak kunjung membaik jelang akhir semester I/2026.

Chief Financial Officer (CFO) Prudential Indonesia, Adit Trivedi mengatakan saat ini pihaknya memiliki berbagai pilihan dana investasi dalam berbagai jenis kelas aset. Adapun produk dari Prudential saat ini tersedia unlink, dana pendapatan tetap, dana global yang berinvestasi di luar negeri, hingga dana yang berinvestasi di Indonesia.

“Dalam menentukan pilihan investasi, kami berfokus pada aset-aset yang memiliki fundamental kuat. Kami juga menaruh perhatian pada sektor-sektor seperti konsumen, kesehatan, dan komunikasi,” ucapnya kepada wartawan seusai konferensi pers kinerja Prudential Indonesia 2025, di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

: IHSG Sesi I Ambles 4,95%, Terparkir di Level 5.889,49

Dengan demikian, lanjut Adit, fokus utama Prudential Indonesia adalah pertumbuhan jangka panjang. Meskipun dia mengakui dalam jangka pendek pasar dapat mengalami volatilitas atau fluktuasi.

“Sebab itu, kami mendorong nasabah untuk memiliki portofolio yang terdiversifikasi. Dengan begitu, mereka dapat mengelola risiko dengan lebih optimal dan memperoleh hasil yang lebih baik dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, total aset investasi (termasuk produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi atau PAYDI) Prudential Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp54,5 triliun, tumbuh 6% (year on year/YoY) dari Rp51,3 triliun. 

Indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sesi I perdagangan hari ini, menampilkan kinerja yang lesu dengan terkoreksi 4,94% selama tiga jam pertama perdagangan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG tercatat kembali menembus level 5.889,48 setelah sebelumnya dibuka di level 6.207,10 pada perdagangan pagi hari. Dari ratusan konstituen, sebanyak 752 saham melemah, 169 stagnan, dan hanya 38 saham bertahan menguat.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.