Kematian Pria Tak Dikenal di Bendungan Selorejo, Diduga Akibat Gangguan Jiwa
Seorang pria tak diketahui identitasnya ditemukan tewas di Bendungan Selorejo, Desa Kaumrejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Kejadian ini terjadi pada Rabu (9/7/2025) setelah korban sempat naik perahu nelayan tanpa izin dan akhirnya tenggelam dengan posisi perahu terbalik.
Awalnya, pria tersebut naik perahu milik warga sekitar bernama Suparman. Saat itu, Parno, seorang nelayan yang sedang mencari ikan, menegur korban. Namun, alih-alih menghentikan aksinya, pria itu justru tertawa dan melambaikan tangan. Peristiwa ini membuat saksi menduga bahwa korban mengalami gangguan jiwa.
Berdasarkan keterangan saksi mata kepada petugas kepolisian, pria tersebut memiliki ciri-ciri khas seperti memakai kaos warna kuning sobek-sobek dan rambut berwarna kuning. Ia juga memiliki postur tubuh yang masih muda. Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung menepi dan segera menghubungi pemilik perahu.
Setelah kembali ke lokasi, pemilik perahu dan saksi menemukan perahu yang sebelumnya digunakan oleh korban dalam kondisi terbalik di tengah bendungan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban terjatuh dari perahu. Kemudian, Parno dan pemilik perahu melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Dusun Prabon Desa Kaumrejo, Si’in, yang selanjutnya melaporkan ke Polsek Ngantang.
Usaha pencarian dilakukan oleh petugas, relawan, dan warga setempat hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal pada Rabu malam sekitar pukul 19.30 WIB. Jasad pria tak dikenal ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu untuk divisum guna mengetahui penyebab kematian secara pasti.
Salah satu relawan yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa jasad korban sudah sampai di rumah sakit dan sedang menjalani proses visum. Meski belum ada informasi resmi tentang penyebab kematian, dugaan sementara adalah korban mengalami gangguan jiwa sehingga tindakannya tidak terkendali.
Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam kasus ini antara lain:
- Kemungkinan gangguan jiwa: Tindakan korban yang tidak wajar dan tertawa saat ditegur menunjukkan adanya indikasi gangguan mental.
- Keselamatan di area bendungan: Penggunaan perahu tanpa izin dan risiko tenggelam menjadi peringatan penting bagi warga sekitar.
- Proses pencarian dan identifikasi: Proses pencarian korban yang dilakukan oleh petugas dan warga menunjukkan kerja sama yang baik dalam situasi darurat.
Dengan penemuan jasad korban, keluarga atau pihak terkait diharapkan bisa segera mengidentifikasi dan memberikan penguburan sesuai prosedur yang berlaku. Sementara itu, penyidik akan terus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian dan memastikan tidak ada faktor-faktor lain yang turut berkontribusi.











