KOTABARU – KALSELBABUSALAM.COM
Penantian lebih dari satu dekade akhirnya terjawab. Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, secara resmi memulai pembangunan kembali RSUD Pangeran Jaya Sumitra (PJS) di Stagen, Sabtu (31/5/2025). Proyek strategis ini didanai hibah sebesar Rp 55,7 miliar dari Sebuku Coal Group, menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kotabaru.
Dalam sambutannya, Bupati Rusli menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini adalah wujud nyata dari upaya pemerintah untuk memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan merata. “Setelah lebih 10 tahun proyek ini terhenti, alhamdulillah di masa kepemimpinan kami, pembangunan rumah sakit ini dapat dilanjutkan kembali,” ujar Bupati, penuh syukur.
Pembangunan RSUD PJS Stagen ditargetkan selesai pada tahun 2026 dan akan dilengkapi dengan fasilitas modern serta sumber daya manusia yang kompeten. Rusli berharap, rumah sakit ini kelak akan menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang membuat warga Kotabaru tak perlu lagi berobat ke luar daerah. “Saya berharap proses pembangunan ini berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai standar yang ditetapkan,” tambahnya.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, menyatakan bahwa proyek ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menuntaskan permasalahan kesehatan. “Kami selaku Bupati dan Wakil Bupati bersama ingin menuntaskan terkait permasalahan kesehatan di Kabupaten Kotabaru, dan kebetulan pertama adalah solusinya menyelesaikan pembangunan rumah sakit Stagen secepatnya,” jelas Syairi.
Pembangunan tahap awal ini dikerjakan oleh PT. Pulauintan Bajaperkasa, kontraktor yang ditunjuk langsung oleh Sebuku Coal Group. Dana hibah sebesar Rp 55,7 miliar dari perusahaan ini menjadi tulang punggung pembiayaan, menunjukkan sinergi positif antara pemerintah daerah dan sektor swasta demi kemajuan daerah.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru, bersama sejumlah unsur Forkompimda, Pj. Sekda Kotabaru, Direktur RSUD PJS Kotabaru, serta manajemen Sebuku Coal Group dan PT. Pulauintan Bajaperkasa.
Peninjauan master plan pembangunan menunjukkan rencana komprehensif, meliputi:
✅Tiga gedung rawat inap.
✅Gedung bedah sentral dan instalasi intensif terpadu dua lantai.
✅Gedung instalasi gizi.
✅Gedung instalasi pemeliharaan sarana rumah sakit.
✅Gedung sentral oksigen.
✅Gedung sanitasi dan air bersih.
✅Tempat pembuangan sampah domestik dan TPSB3.
✅Tower house, gedung manajemen, dan gedung pendukung lainnya.
Acara bersejarah ini turut dihadiri Asisten dan Staf Ahli Bupati, SKPD, Ketua TP. PKK, Pimpinan Perbankan, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, serta tamu undangan lainnya, menandai harapan baru bagi masa depan kesehatan masyarakat Kotabaru. (Ainah)











