
KOTABARU – KALSELBABUSALAM.COM Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi melepas 94 peserta program “Mudik Gratis Kotabaru Hebat” 1447 Hijriah di Terminal Stagen, Selasa (17/3/2026). Langkah ini diambil sebagai strategi taktis pemerintah daerah untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi yang berisiko tinggi sekaligus mengurai potensi kemacetan di jalur Trans Kalimantan menjelang Idulfitri.
Mewakili Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, Sekretaris Daerah H. Eka Safrudin melepas secara simbolis iring-iringan armada yang akan mengantar warga menuju tiga titik utama: Banjarbaru, Banjarmasin, dan Tanah Laut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru, Khairian Anshari, menegaskan bahwa program ini merupakan pengejawantahan layanan publik yang berorientasi pada keselamatan. Menurutnya, Mudik Gratis bukan sekadar soal efisiensi biaya bagi warga, melainkan upaya preventif kecelakaan lalu lintas.
“Program ini bertujuan meningkatkan keselamatan perjalanan mudik serta mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas,” ujar Khairian dalam laporannya di hadapan Forkopimda dan jajaran pejabat setempat.
Untuk menjamin kenyamanan penumpang, Pemkab mengerahkan armada gabungan yang terdiri dari:
2 Unit Bus Besar
3 Unit Bus Sedang
2 Unit Bus Kecil & Minibus Karyawan
Armada Travel rute Kotabaru–Banjarmasin yang turut dilibatkan secara kolaboratif.
Berbeda dengan angkutan biasa, seluruh peserta mudik kali ini dipastikan mendapatkan perlindungan asuransi hasil kerja sama dengan Bank Kalsel dan Jasa Raharja. Tak hanya itu, kelaikan sopir menjadi perhatian utama.
“Seluruh pengemudi armada telah menjalani pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan rumah sakit daerah. Kami ingin memastikan kondisi fisik mereka prima sebelum memegang kemudi,” tambah Khairian.
Data Dishub mencatat, dari 94 penumpang yang berangkat hari ini, sebanyak 53 orang bertujuan ke Banjarmasin, 25 orang ke Banjarbaru, dan 11 orang menuju Pelaihari. Jumlah ini merupakan sisa dari gelombang keberangkatan sebelumnya yang telah difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Kalsel pada 14 Maret lalu.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Eka Safrudin, Bupati Muhammad Rusli menitipkan pesan krusial bagi para awak bus. Ia meminta para pengemudi tidak abai terhadap rasa lelah.
“Keselamatan penumpang adalah yang utama. Karena itu para pengemudi diminta memanfaatkan pos istirahat yang tersedia agar perjalanan tetap aman,” tegas Eka Safrudin saat membacakan amanat Bupati.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru juga telah menyiapkan skenario arus balik yang dijadwalkan pada 24 Maret 2026. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 53 warga yang mendaftarkan diri untuk kembali ke Kotabaru melalui layanan gratis ini. Program rutin tahunan ini diharapkan menjadi jembatan bagi warga untuk merayakan Idulfitri dengan aman tanpa terbebani risiko perjalanan yang tinggi di jalan raya.



