
KOTABARU – KALSELBABUSALAM.COM Beredarnya kembali sebuah video lawas di ruang digital memantalkan pernyataan tegas dari IPTU K. Tokan. Perwira menengah Polres Kotabaru itu menegaskan bahwa rekaman yang kini viral tersebut adalah kejadian lama yang sudah tidak relevan dengan konteks kekinian.
“Saya berharap publik tidak langsung menilai tanpa klarifikasi. Prinsip praduga tak bersalah dan etika jurnalistik harus tetap dijaga,” ujar Tokan dengan tenang, Senin (6/10/2025).
Mantan KBO Unit Reskrim Polres Kotabaru ini lantas mengingatkan semua pihak, baik masyarakat maupun insan pers, untuk lebih berhati-hati dan kritis dalam menyerap serta menyebarkan informasi. Menurutnya, langkah verifikasi sebelum membagikan atau memberitakan suatu hal adalah keniscayaan di era banjir informasi seperti sekarang.
Tokan juga menyatakan kesiapannya untuk menerima setiap masukan dan kritik, asalkan disampaikan secara objektif dan berpijak pada fakta yang benar. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama membangun ruang komunikasi yang sehat, beretika, dan berorientasi pada kebenaran substansial.
“Kecepatan informasi harus diimbangi dengan tanggung jawab. Mari bersama menjaga kepercayaan publik dengan menyebarkan berita yang benar dan membangun,” tutupnya menekankan. Ajakan ini dia sampaikan seraya mengingatkan bahwa penyebaran konten lama yang tak dikonfirmasi berpotensi menimbulkan bias dan disinformasi di tengah masyarakat.(@Ainah)










