
KALSELBABUSALAM.COM
Kotabaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba dan barang terlarang di dalam lapas. Pada Kamis (16/1), Lapas Kotabaru bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dari TNI dan Polri melaksanakan razia gabungan sebagai langkah nyata menciptakan lingkungan bebas dari pengaruh negatif.
Langkah ini sejalan dengan arahan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin pertama yang menargetkan pemberantasan peredaran narkoba serta berbagai modus penipuan di lapas dan rumah tahanan.
Razia yang dilakukan secara serentak di blok hunian melibatkan penggeledahan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan barang-barang di kamar warga binaan hingga penggeledahan badan secara langsung oleh petugas. Fokus utama adalah memastikan tidak adanya barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam, atau alat yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Lapas dengan TNI dan Polri untuk menjaga kondusivitas. “Kegiatan ini merupakan upaya nyata kami bersama APH untuk memastikan Lapas Kotabaru tetap aman dan bebas dari pengaruh negatif. Sinergi ini menjadi kunci dalam mendukung komitmen kami,” ujar Doni.
Doni juga menekankan bahwa razia seperti ini tidak akan berhenti pada satu momen saja. “Kami akan terus melakukan razia berkala sebagai langkah preventif untuk menjaga lingkungan Lapas tetap aman dan tertib. Ini demi kenyamanan semua pihak di dalam Lapas,” tambahnya.
Kolaborasi ini bukan hanya langkah teknis, tetapi juga wujud keseriusan pemerintah dalam menciptakan lapas yang bebas dari ancaman peredaran barang-barang terlarang. Dengan dukungan penuh dari TNI dan Polri, razia di Lapas Kotabaru diharapkan menjadi contoh bagi upaya serupa di lapas lain di Indonesia.
Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan. Dengan konsistensi dan pengawasan yang ketat, Lapas Kotabaru optimistis dapat menciptakan lingkungan rehabilitasi yang sehat dan mendukung tujuan pemasyarakatan.
“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen mendukung program rehabilitasi warga binaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tutup Doni.(Ainah)










