BANJARBARU KALSELBABUSALAM.COM

Kontingen Kalimantan Selatan menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo dengan meraih dua penghargaan tingkat nasional.

Pada penutupan PENAS KTNA XVII 2026, Kalimantan Selatan berhasil meraih Juara I Karya Wirausaha Petani–Nelayan melalui Rumah Produksi Henahuafiz asal Martapura, Kabupaten Banjar. Penghargaan tersebut diberikan atas produk unggulan daerah yang dinilai inovatif, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi.

Selain itu, Kalsel juga menyabet Juara III Lomba Stand Kategori A Pemerintah Provinsi sebagai apresiasi atas keberhasilan mempromosikan potensi unggulan Banua di sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan selama pelaksanaan PENAS KTNA XVII.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, mengapresiasi capaian yang diraih kontingen Kalsel. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan sinergi seluruh peserta serta dukungan berbagai pihak.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Selatan. Keberhasilan meraih Juara I Karya Wirausaha Petani–Nelayan dan Juara III Stand Pemerintah Provinsi menunjukkan bahwa produk dan potensi daerah kita mampu bersaing di tingkat nasional. Ini juga menjadi motivasi bagi para pelaku usaha, petani, nelayan, serta pembudidaya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk,” ujar Rusdi Hartono di Banjarbaru, Kamis (25/6/2026).

Rusdi menambahkan, PENAS KTNA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pertukaran informasi, serta penguatan jejaring antarpelaku usaha dan pelaku utama sektor pangan dari seluruh Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat memperluas wawasan, memperkuat kolaborasi, dan membuka peluang pengembangan usaha yang lebih besar. Prestasi yang diraih hendaknya menjadi pemacu semangat untuk terus memajukan sektor kelautan, perikanan, pertanian, peternakan, dan perkebunan di Kalimantan Selatan,” katanya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menginspirasi generasi muda dan para pelaku usaha di daerah untuk terus mengembangkan produk unggulan bernilai tambah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Keberhasilan pada PENAS KTNA XVII Tahun 2026 itu semakin menegaskan komitmen Kalimantan Selatan dalam mendorong pengembangan sektor pangan dan agribisnis yang maju, mandiri, dan berkelanjutan(mckalsel/lnk).