
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah bergerak di level 5.839-5.733 pada pembukaan perdagangan Kamis (4/6). Sebelumnya, pada Rabu (3/6), IHSG ditutup anjlok 254,36 poin atau 4,10 persen ke level 5.941,066
“Secara teknikal, IHSG sejatinya sudah dalam kondisi extremely oversold berdasarkan indikator RSI meskipun downtrend masih terjadi. Sementara itu, Stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif, namun volume mulai menguat,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Kamis (4/6).
Nafan mengatakan, aksi jual investor asing masih berlanjut. Aksi ini sebelumnya telah mencatatkan net sell sekitar Rp 864 miliar, menambah akumulasi tekanan pada berbagai saham berkapitalisasi besar.
Menurutnya, sentimen dari perilisan peringkat Baa2 (investment grade) dari Moody’s terhadap Danantara Investment Management (DIM), namun outlook-nya negatif, di mana probabilitas penurunan rating dalam horizon ke depan meningkat bila faktor risiko tidak membaik, tentunya langsung direspons negatif oleh para pelaku pasar, sehingga memicu aksi jual masif yang membuat IHSG turun signifikan.
“Hal ini juga menyebabkan Rupiah bergerak melemah drastis mendekati level Rp 18.000 per USD, yang memicu kekhawatiran fiskal dan menekan stabilitas pasar keuangan domestik,” jelas Nafan.
Di sisi lain, para pelaku investor juga mengantisipasi sentimen jangka pendek dari realisasi rebalancing indeks global seperti FTSE Russell yang akan efektif pada 22 Juni 2026, turut mempengaruhi pergerakan dana pasif asing yang langsung menyesuaikan portofolionya.
Dari global, ketegangan antara Washington dan Teheran terus meningkat di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai perundingan perdamaian di antara kedua negara tersebut.
Hal ini tentunya turut memberikan andil pada naiknya persepsi risiko investor. Di sisi lain, perilisan US Nonfarm Payrolls per Mei pada akhir pekan ini juga dinantikan karena akan mempengaruhi ekspektasi arah suku bunga The Fed ke depannya.
Saham-saham yang dapat direkomendasikan Miras Sekuritas pada Kamis (4/6) meliputi AADI, BUMI, dan SMRA.
Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Kamis (4/6) diproyeksi bervariasi. Bisa menguat ke level 5.958-5.984, dan berpotensi pula melemah pada level 5.755-5.814.
“Cermati area koreksi berikutnya di 5.755-5.814, untuk area penguatan terdekat berada di 5.958-5.984,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Kamis (4/6).
Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Kamis (4/6) meliputi AADI, BMRI, BUMI, dan MEDC.
—-
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.











