Kunci Jawaban PPG 2025 Modul 3 Topik 4: Faktor yang Paling Mempengaruhi School Well-being
Bapak dan Ibu guru yang sedang mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025, kalian mungkin sedang mencari jawaban dari pertanyaan penting dalam Latihan Pemahaman Modul 2. Pertanyaan tersebut adalah: “Menurut Konu, faktor apa yang paling memengaruhi school well-being?” Pertanyaan ini merupakan bagian dari materi Pembelajaran Sosial Emosional, Topik 4: School Well-being.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut penjelasan lengkapnya:
Pertanyaan:
Menurut Konu, faktor apa yang paling memengaruhi school well-being?
Pilihan Jawaban:
– A. Kualitas pengajaran
– B. Pengelolaan stres di sekolah
– C. Keterlibatan orang tua
– D. Lingkungan fisik sekolah
– E. Fasilitas Sekolah
Jawaban yang Benar: B. Pengelolaan stres di sekolah
Penjelasan:
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Konu dan Rimpelä pada tahun 2002, model School Well-Being menyatakan bahwa salah satu faktor utama yang sangat memengaruhi kesejahteraan siswa di lingkungan sekolah adalah bagaimana siswa merasa secara psikologis dan emosional saat berada di sekolah.
Model ini dibagi menjadi empat dimensi utama:
- Having (Memiliki) – Berkaitan dengan kondisi fisik sekolah seperti fasilitas dan keamanan.
- Loving (Dicintai) – Berkaitan dengan hubungan sosial dan rasa diterima oleh teman maupun guru.
- Being (Menjadi diri sendiri) – Melibatkan rasa otonomi, harga diri, serta kemampuan untuk mengekspresikan diri.
- Health (Kesehatan) – Termasuk kesehatan mental dan kemampuan mengelola stres.
Dalam konteks ini, pengelolaan stres di sekolah berkaitan langsung dengan dua dimensi utama yaitu health dan being. Hal ini karena stres yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak negatif pada kesejahteraan siswa.
Dampak Negatif Jika Stres Tidak Dikelola dengan Baik:
- Siswa merasa cemas, tertekan, atau tidak nyaman
- Motivasi belajar dan partisipasi menurun
- Mengalami gangguan fisik dan mental yang berdampak pada keseluruhan kesejahteraan
Meskipun faktor lain seperti kualitas pengajaran atau fasilitas juga penting, pengelolaan stres tetap menjadi aspek yang paling memengaruhi school well-being secara langsung dan menyeluruh, terutama dari sisi psikologis dan emosional.
Kesimpulan:
Dari semua opsi yang tersedia, jawaban yang paling tepat adalah B. Pengelolaan stres di sekolah, karena model School Well-Being yang dikembangkan oleh Konu dan Rimpelä menekankan pentingnya kesehatan mental dan kemampuan siswa dalam mengelola tekanan.
Dengan pemahaman ini, guru dapat lebih memperhatikan cara-cara untuk membantu siswa dalam mengelola stres, sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka di lingkungan sekolah.











