KOTABARU, KALSELBABUSALAM.COM – Gemuruh tawa riang anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) memecah keheningan. Bukan tanpa sebab, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kotabaru kembali menghadirkan oase literasi melalui program mendongeng yang digelar di berbagai sekolah sejak April 2025. Langkah ini menjadi angin segar dalam upaya menumbuhkan kecintaan membaca pada generasi penerus bangsa sejak usia emas.

Sambil duduk lesehan, mata polos para balita itu terpukau dengan alunan cerita rakyat nusantara, kisah-kisah binatang yang jenaka, hingga untaian pesan moral yang dikemas apik dan interaktif. Satiawati, S.I.Pust., sang pencerita yang penuh semangat, menuturkan bahwa program ini bukan sekadar hiburan. “Kami ingin anak-anak mencintai buku sejak kecil. Melalui kegiatan bercerita ini, mereka bisa belajar sambil bermain sekaligus menanamkan nilai-nilai positif,” ujarnya dengan senyum sumringah pada Rabu (30/04/2025).

Antusiasme tak hanya terpancar dari wajah lugu para murid, namun juga dari para guru dan orang tua. Mereka menyambut baik inisiatif Dinas Kearsipan dan Perpustakaan ini, berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin dan menjangkau lebih banyak lagi sekolah di Kotabaru.

“Kegiatan bercerita ini sangat positif untuk merangsang imajinasi dan minat baca anak-anak,” ungkap salah seorang guru TK. Dukungan senada juga datang dari wali murid yang melihat langsung dampak positif kegiatan ini pada perkembangan kognitif dan emosional buah hati mereka.

Lebih dari sekadar program insidental, kegiatan bercerita ini merupakan bagian integral dari program literasi daerah yang diinisiasi oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kotabaru. Langkah ini selaras dengan gerakan literasi nasional, menunjukkan komitmen daerah dalam mencetak generasi yang cerdas dan literat. Dengan menghadirkan cerita-cerita yang kaya akan nilai budaya dan pendidikan, Kotabaru sedang menanam benih-benih literasi yang diharapkan akan tumbuh subur di masa depan.(Ainah)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.