
Pencairan BPNT tahap kedua mulai berlangsung di sejumlah wilayah pada Senin, 18 Mei 2026. Beberapa keluarga penerima manfaat (KPM) melaporkan bahwa saldo bantuan senilai Rp600 ribu telah masuk ke kartu KKS Bank BNI. Sebelumnya, banyak penerima masih menunggu kepastian terkait pencairan bantuan tersebut.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para penerima bansos, mengingat bantuan untuk periode April hingga Juni 2026 sebelumnya belum tersalurkan secara merata di berbagai daerah. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa saldo bantuan mulai masuk secara bertahap sejak siang hingga sore hari.
Apa itu BPNT?
BPNT adalah bantuan sosial yang diberikan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok melalui sistem non tunai. Program ini disalurkan dalam empat tahap setiap tahun, dengan nilai bantuan sebesar Rp600.000 pada setiap tahap pencairan. BPNT ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam kategori 25 persen masyarakat terbawah berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Agar dapat menjadi penerima BPNT, data masyarakat diajukan terlebih dahulu oleh pemerintah kabupaten atau pemerintah kota ke pemerintah pusat melalui DTKS. Setelah melalui proses verifikasi dan validasi, data tersebut kemudian ditetapkan sebagai KPM dan selanjutnya dipantau oleh pemerintah daerah terkait.
Baca juga:
- Kemensos Coret 11 Ribu Penerima Bansos karena Aktif Main Judol
- Pemerintah Uji Sistem Bansos Digital untuk 36 Juta Warga Mulai Juni
- Pemerintah akan Coret Penerima Bansos yang Main Judol, Data Telah Dikantongi
Tujuan BPNT
Tujuan program BPNT adalah membantu meringankan pengeluaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan sehari-hari. Berikut beberapa tujuan BPNT lainnya:
• Menyediakan akses makanan bergizi seimbang bagi KPM agar kebutuhan nutrisi keluarga tetap terpenuhi.
• BPNT diharapkan mampu meningkatkan ketepatan sasaran dan ketepatan waktu dalam penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.
• Melalui program ini, penerima bantuan juga diberikan kebebasan untuk memilih bahan pangan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.
• Tidak hanya itu, BPNT turut mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan pemerintah.
Manfaat BPNT
Program BPNT memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat maupun perekonomian daerah. Salah satu manfaat utamanya yaitu membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga penerima manfaat (KPM), sekaligus menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial. Berikut beberapa manfaat BPNT lainnya:
• Mendorong penggunaan transaksi non tunai sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).
• Program ini turut meningkatkan efisiensi dalam proses penyaluran bantuan sosial sehingga bantuan dapat diterima masyarakat dengan lebih tepat dan praktis.
• Di sisi lain, BPNT juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil di sektor perdagangan, karena meningkatnya aktivitas pembelian bahan pangan.
Pencairan BPNT Tahap Kedua Pencairan BPNT tahap kedua (Katadata)
Besar bantuan Rp600 ribu, merupakan akumulasi bantuan BPNT untuk tiga bulan sekaligus. Namun, proses pencairan dilakukan secara bertahap sehingga tidak seluruh penerima menerima dalam waktu yang sama. Para penerima manfaat diimbau rutin memeriksa saldo KKS mereka, khususnya pengguna kartu Bank BNI. Pengecekan dapat dilakukan melalui ATM, agen bank, maupun layanan mobile banking agar lebih praktis.
Di tengah proses pencairan, masih terdapat penerima yang mengeluhkan bantuan belum masuk akibat kendala verifikasi rekening. Namun, sebagian KPM yang sebelumnya mengalami status gagal cek rekening kini mulai berubah menjadi berhasil cek rekening. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa proses sinkronisasi data antara sistem perbankan, Dukcapil, dan data sosial penerima bantuan mulai berjalan.
Meski demikian, tidak semua penerima yang telah lolos verifikasi langsung menerima saldo bantuan karena masih menunggu proses administrasi lanjutan dan perhitungan komponen bantuan.
Cara Cek BPNT
Bagi masyarakat yang ingin mengecek status sebagai penerima BPNT, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
2. Pilih wilayah penerima manfaat mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan
3. Masukkan nama lengkap sesuai data pada KTP
4. Ketik kode captcha berupa 4 huruf yang tampil di layar
5. Tekan tombol “Cari Data” untuk melihat hasil pengecekan status penerima bantuan.
Pencairan BPNT tahap kedua terus dilakukan pemerintah di berbagai daerah untuk memastikan bantuan sosial dapat diterima oleh seluruh keluarga penerima manfaat. Meski proses penyaluran belum berlangsung serentak, sejumlah KPM sudah mulai menerima saldo bantuan Rp600 ribu melalui kartu KKS Bank BNI. Pemerintah juga terus melakukan sinkronisasi data dan verifikasi rekening agar proses pencairan berjalan lebih lancar dan tepat sasaran.











