KalselBabusalam.com – Perusahaan teknologi global terkemuka, Apple, secara resmi telah meresmikan kehadiran Apple Developer Academy kelimanya di Indonesia. Akademi inovatif ini berlokasi strategis di Autograph Tower, Jakarta, dan merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Ciputra. Pembukaan ini menegaskan kembali komitmen berkelanjutan Apple dalam berinvestasi pada pengembangan inovasi dan talenta digital di tanah air. Dalam angkatan perdananya, lebih dari 100 calon developer dan entrepreneur berbakat telah memulai program intensif yang menjanjikan ini.

Ryan Tjandra, selaku Head of Apple Developer Academy Jakarta, mengungkapkan antusiasme yang tinggi terhadap peluncuran akademi ini. Menurutnya, keberadaan akademi baru tersebut tidak hanya memperluas akses pendidikan teknologi canggih bagi masyarakat, tetapi juga berperan krusial dalam memperkuat ekosistem komunitas inovator di seluruh Indonesia. “Saya sangat antusias dapat menyambut ratusan peserta asal Indonesia lainnya yang akan menemukan potensi mereka di Apple Developer Academy, membangun solusi digital untuk masalah nyata, dan menciptakan dampak luas bagi Indonesia maupun secara global,” ujar Ryan dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Kamis, 12 Maret 2026.

Lebih lanjut, Ryan Tjandra juga memaparkan rencana ekspansi yang ambisius untuk akademi ini. Mulai tahun depan, kapasitas akademi akan diperluas untuk dapat menampung lebih dari 200 peserta setiap tahunnya. Langkah strategis ini dirancang untuk membekali calon developer dan entrepreneur Indonesia dengan serangkaian keterampilan profesional yang sangat relevan dan dibutuhkan dalam industri teknologi dan pengembangan aplikasi yang terus berkembang pesat.

Angkatan pertama di Jakarta menunjukkan keragaman latar belakang yang luar biasa, meliputi individu dari berbagai jenjang, mulai dari mahasiswa, lulusan baru yang bersemangat, hingga para profesional berpengalaman. Rentang usia peserta pun cukup luas, yakni 18 hingga 40 tahun. Keberagaman ini semakin diperkaya dengan asal peserta yang datang dari 33 kota di seluruh Indonesia, mencerminkan jangkauan serta daya tarik program yang inklusif.

Dengan dibukanya akademi di Jakarta, pada tahun 2026 ini, Indonesia secara keseluruhan telah memiliki lima Apple Developer Academy. Secara akumulatif, kelima akademi ini mampu mendukung lebih dari 700 peserta yang berasal dari 77 kota dan 27 provinsi di seluruh Nusantara. Para peserta didorong untuk secara aktif mengembangkan aplikasi inovatif yang tidak hanya menjawab tantangan personal, tetapi juga memberikan solusi signifikan bagi komunitas lokal, bahkan hingga skala global.

Program ini mengadopsi model pembelajaran berbasis tantangan atau challenge based learning, sebuah pendekatan khas Apple yang secara efektif mendorong kreativitas, pemecahan masalah, dan kolaborasi. Selama durasi sekitar sepuluh bulan, para peserta akan mendalami berbagai keterampilan esensial, meliputi dasar-dasar pengkodean, prinsip desain antarmuka, pemahaman akal imitasi, serta keahlian manajemen proyek yang krusial dalam pengembangan produk teknologi.

Sejarah kehadiran Apple Developer Academy di Indonesia dimulai pada tahun 2018 dengan peluncuran pertamanya di Tangerang. Program ini kemudian secara bertahap diperluas ke various kota penting lainnya: Surabaya pada tahun 2019, Batam pada tahun 2020, Bali pada tahun 2025, dan puncaknya kini di Jakarta pada tahun 2026, menandai perluasan jangkauan dan dampak Apple di Indonesia.

Hingga bulan Desember 2025, catatan menunjukkan bahwa hampir 3.000 calon developer telah berhasil menyelesaikan program bergengsi ini. Statistik yang membanggakan memperlihatkan bahwa sekitar 95 persen dari lulusan tersebut telah sukses meniti karier di berbagai sektor vital, termasuk pendidikan, finansial teknologi (fintech), transportasi, dan bidang keberlanjutan.

Lebih jauh, sekitar 80 persen dari para lulusan berhasil mendapatkan pekerjaan penuh waktu yang secara langsung berkaitan dengan pengembangan aplikasi, menempati posisi strategis seperti programmer, desainer aplikasi, hingga manajer proyek atau produk. Selain itu, bagi mereka yang memilih jalur kewirausahaan, hasilnya pun tak kalah mengesankan: lebih dari 250 aplikasi telah berhasil diluncurkan di App Store, dan hampir 100 startup teknologi baru telah berhasil didirikan di Indonesia, secara signifikan memupuk ekosistem inovasi lokal dan menciptakan lapangan kerja.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.