WAKIL Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu malam, 3 Juni 2026. Pantauan Tempo di lokasi, Silmy hadir pukul 22.32 WIB didampingi oleh empat ajudan (aide-de-camp atau ADC) berbadan tegap.

Kamera langsung menyoroti sosok Silmy begitu memasuki kawasan Gedung Merah Putih. Ajudannya sempat menghalangi, bahkan mendorong para wartawan. Keributan pun tak terhindar.

Silmy kemudian mengisi daftar hadir di meja resepsionis. Ia sempat enggan menjawab ketika wartawan melontarkan pertanyaan. Mantan Direktur Jenderal Imigrasi itu hanya menjawab singkat saat ditanya soal di mana keberadaannya ketika operasi senyap KPK. “Menyelesaikan agenda,” ujar Silmy.

Dia tak menjawab pertanyaan wartawan lebih jauh. Silmy kemudian menaiki tangga untuk diperiksa oleh KPK.

Sebelumnya, lembaga antirasuah ini menangkap total 17 orang dalam operasi tangkap tangan sejak Selasa malam, 2 Juni 2026 hingga Rabu, 3 Juni 2026. Penangkapan ini sehubungan dengan pengurusan izin warga negara asing (WNA) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Salah satu yang ditangkap adalah mantan Pelaksana tugas Direktur Jenderal Imigrasi 2024-2025, Saffar M. Godam. Selain itu, ada Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah.

Dalam rangkaian OTT tersebut, petugas KPK sempat mencari keberadaan Silmy Karim. “Informasi terakhir yang kami dapatkan, keberadaan SK ada di Jakarta dan sekitarnya. Kami mengimbau agar yang bersangkutan juga bisa kooperatif,” kata Juru bicara KPK, Budi Prasetyo.

Pilihan Editor: KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Perizinan WNA

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.