
kalselbabusalam.com JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks masih menunggu datangnya sentimen positif untuk bisa kembali naik harga. Untuk perdagangan pekan ini, analis memproyeksi harga big banks masih akan dipengaruhi beberapa sentimen.
Adapun dalam perdagangan sepekan kemarin, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun paling dalam 3,39% menjadi Rp 5.700.
Selanjutnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat di harga Rp 2.950 atau turun 3,28% dalam sepekan. Diikuti oleh saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang ada di harga Rp 3.700 atau turun 2,12%.
Sedangkan, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun paling tipis 0,97% menjadi Rp 4.080.
Big banks juga masih kompak dilanda aksi jual investor asing. Dalam sepekan kemarin, BBCA mencatat net sell paling besar senilai Rp 2,24 triliun.
Asing Gempur Saham Big Banks, BBCA Tertekan di Level Terendah Sejak Oktober 2021
Kemudian BBRI juga mencatat net sell Rp 855,37 miliar, BMRI mencatat net sell Rp 813,26 miliar, dan BBNI mencatat net sell Rp 201,46 miliar.
Senior Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menilai, volatilitas saham big banks pekan ini tidak akan setinggi pekan lalu.
Menurutnya, penurunan harga big banks pekan lalu utamanya didorong oleh pengumuman rebalancing indeks Global Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Adapun Nafan menyebut efek volatilitas dari pengumuman MSCI akan mereda di pekan pertama Juni 2026. Dengan begitu, Nafan optimistis investor asing juga akan kembali masuk membeli saham big banks.
Akan tetapi, Nafan bilang sentimen lain yang harus dipertimbangkan adalah pergerakan nilai kurs rupiah. Ia bilang, jika rupiah kembali menguat maka otomatis saham big banks akan naik harga didorong oleh pembelian asing.
Saham Big Banks Dilanda Aksi Jual Asing Saat BI Putuskan Kerek BI Rate
“Sektor perbankan memiliki korelasi yang erat dengan makro ekonomi domestik, sehingga situasi kurs menjadi pemicu utama asing melakukan offload sementara,” kata Nafan saat dihubungi, Senin (1/6/2026).
Meski harga sahamnya terus turun, Nafan menyebut fundamental keempat big banks masih solid. Ini terbukti dari kinerjanya hingga April 2026.
Sampai April 2026, BBCA menorehkan laba bersih terbesar senilai Rp 20,81 triliun. Disusul oleh BMRI dengan laba bersih Rp 18,05 triliun.
Sedangkan, BBRI mencatat laba bersih sebesar Rp 15,89 triliun dan terakhir BBNI dengan laba bersih Rp 7,29 triliun.
Maka dengan begitu, Nafan optimistis harga saham big banks akan kembali menguat didorong oleh kinerjanya yang positif serta pergerakan kurs rupiah yang berpotensi membaik.
Menakar Kelayakan Saham Big Banks Kala BI Rate Naik, Berikut Rekomendasi Analis











