
PELATIH kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut waktu persiapan yang singkat menjadi tantangan utama menjelang laga kontra St. Kitts & Nevis pada FIFA Series 2026. Jeda dua hari membuat tim pelatih harus bekerja cepat, terutama dalam mematangkan aspek taktik dan strategi. “Jeda dua hari itu sangat sempit, kami harus bekerja secara taktis dengan sangat cepat,” kata Herdman usai memimpin latihan di Lapangan Madya, kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi keterbatasan waktu, seperti dikutip dari Antara, tim pelatih telah lebih dulu memberikan materi taktik kepada pemain sebelum pemusatan latihan dimulai. Herdman juga menjalin komunikasi intensif, terutama dengan para pemain senior, agar proses adaptasi berjalan lebih cepat. “Para pemain sudah menerima informasi mengenai sistem dan taktik bahkan sebelum masuk pemusatan latihan,” ujarnya.
Ia menilai para pemain memahami tanggung jawab besar saat membela timnas Indonesia, sehingga dituntut segera beradaptasi dan tampil maksimal. Meski demikian, Herdman tidak menutup kemungkinan performa tim belum sepenuhnya optimal pada laga perdana.
Menurut dia, hal itu wajar karena ini merupakan kali pertama dirinya menangani langsung skuad Garuda.
Dalam persiapan tersebut, timnas lebih banyak difokuskan pada penguatan aspek taktis. Herdman mengatakan sesi latihan yang berlangsung sekitar dua jam menjadi kesempatan untuk mematangkan strategi menghadapi lawan. “Kami bekerja secara taktis hari ini. Waktunya sangat singkat,” kata dia.
Ia juga mengaku mulai merasakan besarnya semangat dan kebanggaan para pemain saat mengenakan seragam timnas. “Saya merasakan intensitas dan kebanggaan yang dimiliki para pemain ini dalam mewakili Indonesia,” ujarnya.
Soal calon lawan, Herdman menyebut St. Kitts & Nevis memiliki karakter permainan yang mengandalkan transisi cepat, kekuatan fisik, serta serangan balik. Ia mengaku pernah menghadapi tim tersebut pada 2019 saat menangani Kanada. “Saat itu sulit, Kanada menang tipis 1-0. Mereka tim yang serupa, dengan karakter pemain yang mirip meski pelatihnya berbeda,” kata dia.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi St. Kitts & Nevis pada laga pembuka FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026. Pemenang laga tersebut akan melaju ke final pada Senin, 30 Maret, sementara tim yang kalah akan bertanding dalam perebutan tempat ketiga.
Turnamen ini juga diikuti Bulgaria dan Kepulauan Solomon, serta menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menguji kekuatan tim di bawah pelatih baru. Herdman pun berharap dukungan penuh suporter di stadion. “Saya berharap 80.000 penonton hadir di GBK untuk memberi dukungan saat kami berupaya memenangkan FIFA Series ini,” kata dia.
Pilihan Editor: Balapan Formula 1 Jadi Lebih Seru Karena Aturan Baru
Pilihan Editor: Prediksi Posisi Elkan Baggott di Timnas Indonesia











