
DIREKTUR Utama InJourney Airports Mohammad Rizal Pahlevi memperkirakan sebanyak 3.084.281 penumpang pesawat akan memadati Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru. Jumlah ini meningkat 1,3 persen dibandingkan Nataru tahun lalu.
Menurut Rizal, pergerakan 3 juta lebih penumpang di Bandara Soekarno-Hatta akan terjadi selama 20 hari dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Puncak pergerakan penumpang Nataru di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan terjadi pada 20 hingga 21 Desember 2025 dengan jumlah penumpang mencapai 194.269 orang per hari. “Puncak berikutnya akan terjadi pada 28 Desember 2025, dengan jumlah penumpang sebanyak 181.888,” kata Rizal.
Selain Bandara Soekarno-Hatta, lonjakan kepadatan penumpang internasional juga akan terjadi di Bandara Ngurah Rai, Bali. Menurut Rizal, penumpang internasional diprediksi tumbuh 37,02 persen atau 868.080 penumpang dibandingkan periode sebelumnya yang hanya 633.544 penumpang. “Kenaikan terjadi pada pelancong internasional yang masuk untuk berlibur ke Bali,” ucapnya.
Rizal menyebutkan, bandara lainnya akan diperkirakan padat penumpang adalah Kualanamu, Yogyakarta, Semarang, Solo dan Ujung Pandang. “Kalau internasionalnya memang seperti tahun-tahun sebelumnya, Singapura menjadi favorit, Malaysia, Kuala Lumpur menjadi favorit. Tapi untuk di kita memang Kuala Namu, Bali itu menjadi satu destinasi yang favorit.”
Pada periode libur Nataru 2025/2026, InJourney Airports memperkirakan jumlah penumpang di 37 bandara mencapai 10,5 juta orang. Jumlah tersebut meningkat 4,1 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu.
Adapun puncak arus penerbangan Natal 2025 di 37 bandara diproyeksikan terjadi pada Sabtu 20 Desember dan Minggu 21 Desember 2025 dengan jumlah penumpang mencapai 590 ribu penumpang per hari. Adapun puncak arus penerbangan Tahun Baru 2026 diperkirakan terjadi pada 3-4 Januari 2026 dengan jumlah penumpang diperkirakan mencapai 560 ribu dan 522 ribu penumpang.
Pilihan Editor: Gonta-ganti Status Bandara




