kalselbabusalam.com – Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan, negara-negara Timur Tengah “tidak akan lagi menjadi tameng pangkalan militer AS” di kawasan itu. Hal ini disampaikan Mojtaba pada Selasa (26/5), dalam pesan untuk menandai puncak ibadah haji, seperti dilansir kantor berita pemerintah Iran, IRNA.

Ia juga mengatakan Amerika Serikat tidak akan lagi memiliki “zona aman” di Timur Tengah (Timteng).

Dilansir dari Antara, Ia menyerukan negara-negara Muslim dan negara lain di kawasan untuk memperjuangkan kepentingan bersama dalam membentuk tatanan regional dan global baru.

“Saya dengan tulus mengundang seluruh negara dan pemerintahan Islam untuk menjalin persahabatan dan kerja sama demi kepentingan bersama,” kata Mojtaba.

Iran Ancam Balas “Lebih Keras” dan “Lebih Kuat” Jika AS-Israel Berani Menyerang Lagi

Seruan itu muncul di tengah upaya mediasi yang dipimpin Pakistan untuk mengakhiri perang AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari dan memicu serangan balasan dari Iran.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April dan kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden AS Donald Trump.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.