MURUNG RAYAKALSELBABUSALAM.COM-

Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya menegaskan komitmennya untuk memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hadir secara nyata dalam memenuhi hak-hak dasar anak. Langkah ini dinilai mendesak demi mencetak generasi penerus yang berdaya saing di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Kom., menyampaikan hal tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang jatuh pada Kamis, 23 Juli 2026. Mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, ia menekankan bahwa momentum peringatan tahunan ini tidak boleh sekadar menjadi seremonial belaka.

“Anak adalah investasi jangka panjang daerah. Kita harus memastikan APBD hadir secara nyata untuk memenuhi hak dasar mereka, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan yang aman dan layak,” tegas Mahyono melalui rilis resmi Diskominfo SP Murung Raya, Kamis (23/7/2026).

Sebagai komisi yang membidangi keuangan, perekonomian, dan kesejahteraan rakyat, Komisi III berjanji terus mengawal dan mendorong peningkatan alokasi anggaran daerah bagi program-program yang berdampak langsung pada tumbuh kembang anak.

Fokus pengawalan anggaran tersebut mencakup empat sektor prioritas:

  • Pendidikan: Penguatan layanan dan mutu pendidikan yang berkualitas.

  • Kesehatan: Jaminan akses pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak.

  • Infrastruktur Sosial: Penyediaan ruang publik yang aman dan ramah anak.

  • Perlindungan Sosial: Jaminan jaring pengaman sosial bagi keluarga rentan.

Mahyono menilai, cita-cita mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Murung Raya sangat bergantung pada tingkat kesejahteraan keluarga serta pemerataan akses layanan dasar, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

“Anak yang cerdas dan berkarakter lahir dari keluarga yang sejahtera dan lingkungan yang mendukung. Karena itu, pembangunan harus terintegrasi antara kebijakan fiskal, program sosial, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya menambahkan.

Ia juga mengimbau seluruh pemangku kepentingan—mulai dari orang tua, institusi pendidikan, pelaku dunia usaha, hingga elemen masyarakat luas—untuk berkolaborasi membangun ekosistem yang kondusif. Langkah bersama ini krusial untuk membentengi anak-anak dari ancaman kekerasan, eksploitasi, maupun tindakan diskriminatif.

Dengan integrasi kebijakan anggaran dan dukungan lintas sektor, DPRD Murung Raya optimistis daerah mampu melahirkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan siap membawa kemajuan di masa depan.