Banjarmasin – KALSELBABUSALAM.COM
14 Agustus 2025, Dua mahasiswa semester empat Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional Politeknik Hasnur berhasil mencatat sejarah. Untuk pertama kalinya, perguruan tinggi vokasi itu mengekspor langsung 16 ton batu damar ke India. Pengiriman perdana yang berlangsung pada Jumat, 23 Mei 2025, menjadi bukti bahwa keterampilan praktis mahasiswa mampu bersaing di panggung perdagangan internasional.

Produk yang dikirim setara dengan 320 karung dan dikerjakan langsung oleh Norma Widiya serta Syawal Firmansyah. Keberhasilan keduanya dipuji sebagai capaian monumental yang memadukan teori perkuliahan dengan praktik bisnis nyata.

“Ini bukti mahasiswa vokasi kami bisa berinovasi dan menembus pasar global,” kata Deputy Direktur Politeknik Hasnur, Ahmadi Marta. “Selain menguji kemampuan akademik, proyek ini juga melatih soft skills seperti negosiasi, manajemen risiko, dan komunikasi lintas budaya.”

Keberhasilan ekspor ini tidak berdiri sendiri. Kolaborasi erat dengan Indonesia Export Channel menjadi penopang utama. Lembaga tersebut memberikan pendampingan mulai dari mencari pembeli, mengurus perizinan, hingga menyelesaikan proses logistik.

Bagi Politeknik Hasnur, langkah ini menjadi pintu pembuka untuk ekspor komoditas lain. Pihak kampus telah menyiapkan rencana mengirim produk laut, limbah industri, hingga rempah-rempah ke pasar luar negeri. “Kami ingin lulusan kami relevan dengan kebutuhan industri dan menjadi agen perubahan ekonomi,” ujar Ahmadi.

Ke depan, proyek seperti ini diharapkan bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan bagian dari sistem pembelajaran. Politeknik Hasnur menargetkan setiap mahasiswa memiliki pengalaman langsung dalam transaksi ekspor sebelum lulus, sehingga mereka tak hanya siap bekerja, tetapi juga siap memimpin usaha di pasar global.(Kb)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.