Dilansir dari KalselBabusalam.com, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI secara resmi kembali mengaktifkan operasional Stasiun Plabuan di Kabupaten Batang dan Stasiun Comal di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Langkah ini bertujuan untuk melayani kebutuhan penumpang yang ingin naik maupun turun di kedua stasiun strategis tersebut.

Manajer Humas KAI Daerah Operasi 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa kebijakan reaktivasi dua stasiun di jalur Pantura Jawa Tengah ini merupakan inisiatif strategis KAI untuk lebih mendekatkan akses layanan transportasi kereta api kepada masyarakat. Sebelum resmi dioperasikan, KAI memastikan bahwa kedua stasiun telah melalui pemeriksaan menyeluruh guna menjamin pemenuhan standar pelayanan minimum yang ditetapkan. Pernyataan ini disampaikan Luqman di Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu, 19 April 2026.

Pada fase awal, kedua stasiun yang dijadwalkan mulai beroperasi efektif pada 27 April 2026 ini akan melayani perjalanan sejumlah kereta api penumpang. Kereta-kereta tersebut meliputi KA Kaligung, KA Kamandaka, dan KA Joglosemarkerto.

Luqman menambahkan, dengan diaktifkannya kembali Stasiun Plabuan dan Stasiun Comal, masyarakat kini memiliki opsi yang lebih mudah dan efisien untuk bepergian ke berbagai kota tujuan. Destinasi yang dapat dijangkau antara lain Semarang, Tegal, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Solo, memperkaya konektivitas antarwilayah.

KAI berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi berkala terhadap tingkat okupansi dan antusiasme masyarakat. Data dan masukan dari evaluasi ini akan menjadi landasan utama bagi pengembangan layanan kereta api ke depan, termasuk potensi penambahan rute atau frekuensi perjalanan.

Sebagai tambahan layanan, KAI juga akan menambah jumlah kereta api yang berhenti di Stasiun Batang. Kereta-kereta yang dimaksud dan akan melayani keberangkatan serta kedatangan penumpang di Stasiun Batang meliputi KA Argo Muria, KA Tawangjaya, KA Menoreh, KA Kamandaka, KA Joglosemarkerto, dan KA Kaligung.

Menutup keterangannya, Luqman menegaskan bahwa apabila animo masyarakat terhadap layanan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, KAI tidak akan ragu untuk mempertimbangkan penambahan layanan maupun rute perjalanan lainnya di masa mendatang.

Pilihan Editor: Purbaya Jelaskan Kebijakan Ekonomi pada Investor Global

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.