
Kunjungi KalselBabusalam.com untuk berita terkini seputar sepak bola dan informasi menarik lainnya.
TANGERANG – Timnas U-17 Indonesia akan menghadapi serangkaian ujian penting dalam dua pertandingan persahabatan melawan Cina U-17. Kedua laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu, 8 Februari 2026, dan Rabu, 11 Februari 2026. Untuk persiapan menghadapi tantangan ini, skuad Garuda Muda masih berada di bawah bimbingan pelatih Nova Arianto, sebelum nantinya tongkat kepemimpinan tim akan diserahkan kepada Kurniawan Dwi Yulianto.
Laga uji coba ini memegang peranan vital sebagai ajang evaluasi komprehensif untuk mengidentifikasi potensi kelemahan dan kekuatan tim. Tujuannya jelas, yakni mempersiapkan Timnas U-17 Indonesia secara maksimal sebelum berlaga di Piala Asia U-17 2026, yang rencananya akan digelar mulai 30 April hingga 17 Mei mendatang. Nova Arianto menegaskan bahwa pertandingan ini akan menjadi parameter akurat untuk mengetahui level permainan tim saat ini.
“Meskipun di EPA (Elite Pro Academy) mereka menunjukkan performa yang menjanjikan dan saat ini menduduki posisi pertama, intensitas serta kualitas pertandingan internasional tentu akan jauh berbeda,” ungkap Nova Arianto dalam sesi latihan tim di Indomilk Arena, Kamis, 5 Februari 2026, dilansir dari Antara. Ia menambahkan, pengalaman berhadapan dengan tim sekelas Cina akan memberikan pelajaran berharga yang dapat menjadi bekal penting bagi para pemain, baik untuk kompetisi AFF maupun Piala Asia nanti.
Menghadapi Cina U-17 bukanlah tugas yang ringan. Tim lawan dikenal memiliki kualitas di atas rata-rata tim junior Indonesia, sebuah fakta yang diperkuat oleh catatan gemilang mereka sebagai dua kali juara Piala Asia U-17. Nova menjelaskan, “Kami telah menganalisis rekaman video pertandingan Cina dan saya melihat mereka sebagai tim yang sudah sangat siap.” Kesiapan Cina terlihat dari serangkaian uji coba yang telah mereka lakukan melawan Jepang sebelum fase kualifikasi, menempatkan mereka dalam posisi yang lebih diunggulkan.
Sebaliknya, bagi Timnas U-17 Indonesia, ini merupakan pengalaman uji coba perdana. Nova berharap para pemain dapat mengatasi rasa canggung dan menampilkan performa terbaiknya. “Harapannya mereka tidak canggung. Namun, saya meminta mereka untuk lebih menikmati pertandingan agar dapat tampil maksimal,” tegas pelatih yang berhasil membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2025 ini.
Skuad Timnas U-17 Indonesia yang dipersiapkan untuk menghadapi Cina terdiri dari 28 pemain. Di antara daftar tersebut, nama Mierza Firjatullah cukup menonjol berkat pengalamannya di Piala Asia U-17 2025 dan Piala Dunia U-17 2025. Kehadiran Mierza diharapkan dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi rekan-rekannya, sekaligus memperkuat mental bertanding tim. “Saya berharap Mierza dapat tampil lebih baik lagi agar secara mental pemain bisa lebih kuat,” kata Nova.
Jadwal Laga Uji Coba Timnas U-17 Indonesia vs Cina:
Laga 1
Minggu, 8 Februari 2026
Kick-off: pukul 21.00 WIB
Laga 2
Rabu, 11 Februari 2026
Kick-off: pukul 18.30 WIB
Skuad Timnas U-17 Indonesia untuk Melawan Cina:
Kiper
Syahdan Caesar – ASIOP
Moh. Fahrizal – Persib Bandung
Noah Leo Duvart – Bali United
Pemain Belakang
Waliyuddin Shofa A – Persib Bandung
Putu Ekayana Yoga P – Bali United
Farik Rizqi – Madura United
Shoyyo Himawan P – Persis Solo
Zidane Raditya Chandra – Persis Solo
Bek Kanan
Farrel Luckyta W – PS Sleman
Made Arbi Ananta – Bali United
Handri Dimas Sulityo – Persik Kediri
Bek Kiri
Real Alvaro Salim – Bali United
Pandu Aryo – Persik Kediri
Peres Akwila Tjoe – Persija Jakarta
Gelandang
Fardan Faras Prawita – Borneo FC
Azhar Muzzaki – Persebaya Surabaya
Girly Andrade Guevara – Persik Kediri
Chico Jerichoy – ASIOP
Keanu Sanjaya – Bali United
Rain Rizki Pamungkas – Bhayangkara Presisi
Miraj Riski Sulaiman – Madura United
Gelandang Sayap
Mohammad Albar Firdaus – Persik Kediri
I Komang Semadi – Bali United
Dava Yunna Adi – Persebaya Surabaya
Sean Rahman Castor – Persik Kediri
Penyerang
Fardhan Ary – Madura United
Mierza F – Persik Kediri
Nicholas Indra – Rosenborg BK
Pilihan Editor: Dampak Gelombang Hijrah Pemain Naturalisasi ke Super League




