KEPALA Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, memperkirakan bakal ada tambahan pencari kerja baru seiring arus balik Lebaran kali ini. Hal tersebut biasanya terjadi karena pemudik lama suka membawa teman atau sanak familinya untuk mencari kerja.

Nana menyatakan hal itu akan menambah persaingan dalam pencarian kerja di Bogor. Apalagi saat ini Bogor diincar para pencari kerja karena pertimbangan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

“Sebenarnya lapangan kerja di daerah mereka pun banyak, karena data kami beberapa perusahaan sudah pindah dari Bogor ke wilayah yang UMK-nya lebih rendah. Jadi, UMK Bogor yang tembus di angka Rp 5,1 juta menjadi salah satu alasan mereka jadi pencari kerja di kita,” kata Nana kepada Tempo, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Lebih jauh, Nana mengungkapkan bahwa Dinas Ketenagakerjaan tidak bisa melarang warga luar Bogor untuk mencari kerja di Kabupaten Bogor. Sebab, hal itu merupakan hak asasi manusia dan tidak ada aturan yang mengaturnya.

Yang bisa dilakukan pemerintah daerah, kata Nana, hanyalah menambah ketrampilan atau skill para pencari kerja dari atau yang merupakan warga Kabupaten Bogor. “Kita tidak bisa melarang warga luar Bogor mencari kerja di Kabupaten Bogor, paling kita berupaya agar pencari kerja dari Kabupaten Bogor memiliki ketrampilan lebih hingga sesuai dengan kebutuhan kerja yang ada atau industri.”

Tak hanya itu, Nana berharap para tenaga kerja dari Kabupaten Bogor memiliki mental yang kuat atau siap kerja. Sebab jumlah lapangan kerja di Kabupaten Bogor, tidak sebanding dengan jumlah pencari tenaga kerja.

“Jadi buat pencari kerja, harus menyadari bahwa lapangan kerja itu sekarang sangat sulit. Kalau sudah dapat pekerjaan, maka jangan cepat dilepas jika ada hambatan dalam dunia kerja. Kita harus punya mental tahan banting dan memiliki daya juang yang tinggi,” kata Nana.

Pilihan Editor: Makin Cuan Bisnis Kue Kering Lebaran

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.