Kotabaru, kalselbabussalam.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Melinda Ratna Agustina terus berupaya meningkatkan pengelolaan sampah pada tahun 2025. Saat ini, dari 22 kecamatan yang ada, baru sebagian wilayah yang sudah terkelola, seperti Kecamatan Pulau Laut Utara, Pulau Laut Sigam, serta sebagian di Pulau Laut Tengah dan Pulau Laut Timur. Sementara itu, 18 kecamatan lainnya masih belum tertangani secara maksimal karena terkendala anggaran serta letak geografis yang cukup jauh. Rabu, (24/09/2025)

Melinda menjelaskan, sesuai instruksi dari Kementerian Lingkungan Hidup, fokus utama penanganan sampah berada di tingkat desa. Oleh karena itu, ke depan akan didirikan TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) di setiap desa, sehingga sampah dapat diolah dan dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna.

“Tahun 2025 ini kami sudah mulai bergerak, bahkan menyiapkan lahan untuk dijadikan bank sampah. Kami juga telah menyurati camat dan kepala desa agar membantu mencarikan lahan untuk pembangunan TPS 3R,” ungkap Melinda.

Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan produk sehari-hari. “Kurangi konsumsi barang atau jasa yang menimbulkan sampah, seperti minuman botol plastik. Gunakanlah barang yang bisa dipakai kembali, misalnya tumbler. Lingkungan bersih akan membuat hidup lebih sehat,” tambahnya.

DLH berharap pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat dan pihak swasta. Dengan bergandengan tangan, upaya menjaga lingkungan dapat berjalan berkesinambungan.