BANJARMASIN — KALSELBABUSALAM.COM
Akses warga Mantuil, RT 3, Kecamatan Banjarmasin Selatan, kembali terhubung setelah Jembatan Bailey yang menjadi pengganti sementara Jembatan Saka Arang rampung dan mulai dapat dilintasi.
Rampungnya jembatan darurat tersebut ditandai dengan syukuran dan doa selamat pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 18.30 Wita. Kegiatan itu dihadiri Dandim 1007 Banjarmasin, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Kasatpolair Polresta Banjarmasin, anggota DPRD Kota Banjarmasin, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga sekitar.
Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens mengatakan terbukanya kembali akses tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai pihak.
“Alhamdulillah, sudah bisa dilintasi,” ucapnya.
Meski telah dibuka, warga diminta memperhatikan batas kapasitas Jembatan Bailey. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, kendaraan yang melintas dibatasi dengan beban maksimum 5 ton.
Karena itu, kendaraan angkutan berat seperti truk besar dilarang menggunakan jembatan tersebut. Sementara truk ringan atau engkel yang membawa logistik masih diperbolehkan melintas.
Menurut Christugus, kembali terbukanya akses jembatan akan memudahkan aktivitas dan mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah yang sebelumnya terdampak putusnya akses.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat serta respons cepat Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas PUPR dan Kodam Tambun Bungai dalam mempercepat pembangunan jembatan darurat tersebut hingga dapat digunakan.
“Kami dari Polri siap bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar jembatan ini,” pungkas Christugus.
Jembatan Bailey ini bersifat sementara, menggantikan Jembatan Saka Arang yang sebelumnya putus. Adapun pembangunan Jembatan Saka Arang secara permanen direncanakan dilaksanakan pada 2027.




