TABALONG — https://kalselbabusalam.com
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, personel Polsek Jaro turut terlibat langsung dalam renovasi Jembatan Merah Putih di Desa Garagata, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong. Keterlibatan aparat kepolisian bersama warga dalam pembangunan infrastruktur tersebut menjadi simbol kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu menjawab kebutuhan masyarakat.
Jembatan yang berada di Jalan Liang Tapah RT 06, Desa Garagata, itu merupakan akses vital bagi warga setempat. Selain menjadi jalur penghubung antara Desa Garagata dan Desa Jaro, jembatan tersebut juga berperan penting dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.
Renovasi dilakukan menggunakan anggaran dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabalong. Pekerjaan mencakup perbaikan struktur utama, kerangka jembatan, lantai jembatan, hingga pemasangan pagar pengaman. Jembatan tersebut memiliki panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan mampu menahan beban kendaraan hingga 5 ton.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Jaro bersama warga bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Jaro IPTU Agus Supriyanto.
Proses renovasi dimulai pada Sabtu, 6 Juni 2026, dengan pembongkaran lantai jembatan lama yang melibatkan personel Polsek Jaro, para tukang, dan masyarakat. Keesokan harinya, Minggu, 7 Juni 2026, dilakukan pemasangan lantai jembatan yang baru.
Pekerjaan kemudian berlanjut pada Senin, 8 Juni 2026, dengan pemasangan pagar pengaman. Selanjutnya pada Selasa, 9 Juni 2026, dilakukan pengecatan pagar dan lantai jembatan hingga seluruh pekerjaan rampung dengan progres mencapai 100 persen.
Kapolsek Jaro IPTU Agus Supriyanto bersama anggota Polsek Jaro turut hadir dan terlibat aktif selama proses renovasi berlangsung.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan bahwa keterlibatan anggota Polri dalam renovasi Jembatan Merah Putih merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Gotong royong renovasi jembatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk membantu meningkatkan sarana infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga, sehingga dapat menunjang aktivitas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar IPTU Heri Siswoyo.
Menurutnya, keberadaan jembatan yang layak dan aman akan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat serta memperlancar aktivitas ekonomi warga di kawasan tersebut.
Dengan selesainya renovasi Jembatan Merah Putih, masyarakat kini memiliki akses transportasi yang lebih aman dan nyaman. Perbaikan infrastruktur itu diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas sosial dan ekonomi warga Desa Garagata serta daerah sekitarnya.




