
KALSELBABUSALAM.COM
BANJARMASIN – Hari Anti Korupsi Sedunia 2024 menjadi ajang pembuktian bahwa perjuangan melawan korupsi bukan sekadar wacana. Dengan tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju,” suara perlawanan terhadap praktik kotor ini menggema dari Banjarmasin hingga seluruh pelosok tanah air.
“Korupsi adalah musuh bersama! Tanpa integritas dan sinergi, bangsa ini terancam runtuh oleh perilaku tidak bertanggung jawab,” tegas Rozi, Ketua LSM Aksi Rakyat Menggugat (ARM) Kalsel, saat berorasi penuh semangat di peringatan yang berlangsung pagi tadi.
Hari Anti Korupsi Sedunia bukan hanya seremonial tahunan, melainkan alarm keras bagi semua elemen masyarakat untuk terus waspada. Rozi mengingatkan bahwa dampak korupsi merambat hingga ke setiap aspek kehidupan: melemahkan pelayanan publik, memperparah ketimpangan ekonomi, dan mengikis kepercayaan terhadap pemerintah.
Dalam acara yang melibatkan berbagai organisasi masyarakat, lembaga pemerintah, dan sektor swasta ini, seruan untuk menjunjung tinggi integritas menjadi sorotan utama. Menurut Rozi, integritas adalah fondasi yang tak tergantikan untuk membangun bangsa. “Tanpa integritas, keberlanjutan pembangunan hanya akan menjadi mimpi,” ujarnya lugas.
Selain orasi, peserta juga diajak mengikrarkan tekad untuk melawan korupsi di semua lini. Fokus utama adalah mendorong kebijakan antikorupsi, memperkuat pengawasan anggaran, dan memastikan transparansi dalam pengelolaan sumber daya. “Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta adalah satu-satunya jalan untuk memastikan korupsi tidak memiliki ruang lagi,” tambahnya.
Hari ini bukan hanya peringatan, tetapi juga ajakan untuk introspeksi. Perubahan, menurut Rozi, dimulai dari langkah kecil: bertindak jujur, melaporkan tindakan curang, dan menanamkan keberanian untuk menolak korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
“Indonesia yang bersih dan maju tidak lagi menjadi angan-angan bila kita semua, mulai dari diri sendiri, berkomitmen penuh. Bersama, kita bisa menciptakan masa depan yang lebih cerah!” seru Rozi menutup pidatonya.
Masyarakat yang hadir tampak antusias. Peringatan ini membawa harapan bahwa perjuangan melawan korupsi akan menjadi agenda bersama, bukan hanya tugas segelintir pihak. Dari Banjarmasin, gema perlawanan terhadap korupsi terus menyebar, mengingatkan bahwa masa depan Indonesia bergantung pada tekad hari ini.
Berani Jujur Hebat, Mari Teguhkan Komitmen Bersama!
(Ainah)











