MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah menyiapkan mekanisme yang dinilai efektif dan efisien untuk menjawab keluhan investor, terutama ihwal perizinan dan kelancaran proses investasi di Indonesia.

“Saya mendengarkan dari sektor swasta apa masalah mereka dan kami menyelesaikan masalah tersebut. Pada akhirnya kami juga akan memperbaiki regulasi,” kata Purbaya dalam International Seminar on Debottlenecking Channel di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat pada Selasa, 12 Mei 2026.

Dalam forum tersebut, Purbaya mengumpulkan para duta besar negara sahabat dan perwakilan asosiasi bisnis internasional untuk menyampaikan komitmen pemerintah memperbaiki iklim investasi melalui kanal Debottlenecking yang dikelola Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP).

Ia menjelaskan bahwa kanal pengaduan Debottlenecking menjadi pendekatan pemerintah untuk menjaga kepercayaan investor. Dengan mendengar langsung persoalan yang dihadapi pelaku usaha, pemerintah dapat menyesuaikan serta memperbaiki regulasi secara lebih tepat sasaran.

Setiap pekan, kata Purbaya, pemerintah menggelar sidang untuk membahas satu hingga dua kasus yang dihadapi pengusaha. Jika mekanisme ini berjalan konsisten, ia optimistis dalam satu tahun iklim investasi Indonesia akan membaik.

Sejak dibuka pada 16 Desember 2025, layanan Debottlenecking telah menerima 142 pengaduan. Sebanyak 83 di antaranya telah dibahas secara terbuka dan 45 aduan diklaim telah diselesaikan. Purbaya juga mengajak investor global untuk menanamkan modal di Indonesia. Menurut dia, peran sektor swasta sangat krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mengingat belanja pemerintah hanya berkontribusi sekitar 10 persen terhadap perekonomian, sementara 90 persen sisanya berasal dari sektor swasta.

Purbaya menekankan bahwa tanpa partisipasi sektor swasta yang signifikan, sulit mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen, sedangkan target pemerintah adalah 8 persen pada 2029. Karena itu, perbaikan iklim usaha, kebijakan investasi yang kredibel, kerangka hukum yang kuat, dan konsistensi penegakan hukum menjadi kunci untuk meningkatkan keterlibatan sektor swasta dalam perekonomian.

Pilihan Editor: Efektifkah Panda Bonds Jadi Utang Baru Berbiaya Murah

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.