KEPALA Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho mengatakan puncak arus mudik lebaran 2026 pada Rabu, 18 Maret 2026, berlangsung cukup padat. Namun, dia mengklaim arus lalu lintas tetap bergerak dan terkendali.

Dia mengatakan pada Rabu malam, terjadi peningkatan volume kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya. “Pada Selasa, 17 Maret 2026 sekitar 221 ribu kendaraan, pada Rabu malam diproyeksikan mencapai 250 ribu kendaraan,” kata Agus dalam keterangan tertulis pada Kamis, 19 Maret 2026.

Agus mengklaim penerapan satu jalur nasional yang dimulai pada Rabu siang mampu menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur utama mudik. Skema one way itu dilaksanakan hingga wilayah Jawa Tengah. “Jawa Tengah juga memberlakukan one way lokal dari KM 414 ke arah Bawen dan masih dalam kondisi terkendali,” ujarnya.

Selain di jalan tol, kondisi di jalur arteri juga terpantau mengalami peningkatan volume kendaraan. Namun, menurut Agus, arus lalu lintas masih relatif lancar meskipun terdapat perlambatan di beberapa titik.

Agus mengklaim angka korban meninggal akibat kecelakaan pada mudik tahun ini mengalami penurunan hingga 40 persen dibanding periode sebelumnya. “Hal ini menunjukkan upaya negara melalui pos pengamanan, pos pelayanan, serta dukungan teknologi informasi mudik sudah dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” kata dia.

Agus pun mengimbau agar pemudik tetap berhati-hati di jalan. Masyarakat diminta untuk mengantisipasi lonjakan volume arus kendaraan dengan perencanaan perjalanan yang matang.

Pilihan Editor: Mengapa Mudik Lebaran Memakai Sepeda Motor Kian Marak

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.