KalselBabusalam.comKetua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet atletik yang telah berlaga gemilang di SEA Games 2025 Thailand. Pujian tersebut disampaikan Luhut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin, 15 Desember 2025.

“Ada rekor yang dipecahkan, ada sejarah yang ditorehkan. Ungkapan itu saya kira paling pas untuk menggambarkan pencapaian cabor atletik di SEA GAMES ke-33 kali ini,” ungkap Luhut dalam unggahannya di akun Instagram @luhut.pandjaitan pada hari Senin itu. Pernyataan ini menegaskan performa luar biasa yang ditunjukkan oleh tim atletik Indonesia.

Menurut Luhut, hingga hari keempat pesta olahraga dua tahunan se-Asia Tenggara di Thailand berlangsung, tim nasional atletik Indonesia berhasil mencatatkan perolehan total tujuh medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. “Hal ini sekaligus membuktikan bahwa cabor atletik telah melampaui target awal yang ditetapkan Pemerintah dan tentunya @pbpasiofficial sendiri,” kata Luhut, menyoroti keberhasilan mereka melampaui ekspektasi yang telah ditetapkan.

Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa rekor SEA Games dan rekor nasional baru tercipta di nomor Lompat Galah Putri, sebuah pencapaian yang membanggakan. Keberhasilan serupa juga berhasil digapai oleh atlet di nomor Lari Gawang Putri. Tak hanya itu, atlet putra dan putri berhasil ‘mengawinkan’ medali emas di nomor 20 kilometer Jalan Cepat dan Maraton, menunjukkan dominasi di cabang tersebut. “Tak ketinggalan perolehan medali di beberapa nomor perlombaan lain. Sebuah hadiah akhir tahun yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat makna,” ujar Ketua Dewan Ekonomi Nasional itu.

Informasi mengenai unggahan di akun Instagram Ketua PB PASI ini dilansir dari Tempo, yang sebelumnya telah menghubungi juru bicara Luhut, Jordi Mahardi, untuk konfirmasi. Jordi pun mengizinkan pengutipan unggahan tersebut.

Tercapainya target medali dalam waktu relatif singkat di SEA Games kali ini, menurut Luhut, merupakan penegasan bahwa peningkatan kualitas kompetisi dan pemusatan latihan berbasis sport science adalah dua faktor utama yang membentuk keberlanjutan prestasi atletik Indonesia di level Asia Tenggara dan Asia. Ini menjadi strategi kunci yang krusial untuk pengembangan atletik Indonesia di masa depan.

“Namun saya tidak ingin para atlet cepat berpuas diri. Ingatlah setiap letih yang pernah kalian hadapi dengan sabar, setiap lelah yang kalian atasi di titik-titik krusial, dan setiap keraguan yang berhasil kalian lewati,” pesan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sejak tahun 2019-2024 pada Kabinet Indonesia Maju itu. Ia menekankan bahwa dedikasi itulah yang mengantarkan para atlet sampai di podium tertinggi dengan penuh rasa bangga.

Luhut juga mengatakan bahwa masih tersisa dua hari bagi para atlet cabang atletik untuk bertanding. Ia meminta para pemain agar tetap fokus dalam laga di SEA Games. “Jaga ritme, kendalikan napas, dan tetap fokus pada target. Tuntaskan setiap tantangan, amankan setiap kesempatan, demi napas panjang kejayaan atletik Indonesia di pentas dunia,” tegas Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada 2015–2016, itu. Para atlet telah menunjukkan dominasi impresif melalui performa individu terutama di nomor lapangan, lari gawang, serta lari jarak jauh.

Berikut adalah rincian utama para peraih medali emas atletik yang berjumlah tujuh atlet dari cabang atletik:

  • Diva Renatta Jayadi (Lompat Galah Putri)
  • Dina Aulia (Lari Gawang 100 Meter Putri)
  • Maria Natalia Londa (Lompat Jangkit Putri)
  • Hendro Yap (Jalan Cepat 20 Kilometer Putra)
  • Violine Intan Puspita (Jalan Cepat 20 Kilometer Putri)
  • Robi Syianturi (Maraton Putra)
  • Odekta Eliva Naibaho (Maraton Putri)

Pilihan Editor: Mengapa Timnas U-23 Indonesia Gagal di SEA Games 2025

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.