KalselBabusalam.com – Pekan ketiga Liga Inggris 2025/2026 akan menyajikan duel sengit antara dua tim yang masih memegang rekor 100 persen kemenangan: Liverpool dan Arsenal. Pertarungan kedua raksasa ini diprediksi akan menjadi penentu awal persaingan di papan atas.

Kedua tim menunjukkan performa impresif di awal musim. The Reds berhasil mengatasi perlawanan Bournemouth dengan skor meyakinkan 4-2 dan memenangkan duel ketat kontra Newcastle 3-2. Sementara itu, The Gunners mencuri tiga poin penting dari markas Manchester United dengan skor 1-0 sebelum berpesta gol 5-0 saat menundukkan Leeds United.

Laga akbar Liverpool vs Arsenal ini dijadwalkan berlangsung di kandang kebanggaan Liverpool, Stadion Anfield, pada Minggu (31/8) pukul 22.30 WIB. Pertandingan krusial ini akan dipimpin oleh wasit Chris Kavanagh. Wasit berusia 39 tahun ini telah menjadi pengadil lapangan berlisensi FIFA sejak tahun 2019.

Sorotan utama dalam pertarungan ini juga tertuju pada dua striker baru mereka yang sama-sama telah mengoleksi dua gol di Liga Inggris. Dari kubu Liverpool, ada Hugo Ekitike yang sukses mencetak gol saat menghadapi Bournemouth dan Newcastle. Di sisi Arsenal, Gyokeres menunjukkan ketajamannya dengan dua gol ke gawang Leeds United, salah satunya melalui tendangan penalti.

Pelatih Liverpool, Arne Slot, secara khusus menyoroti performa Ekitike dalam konferensi pers sebelum pertandingan. Dilansir dari situs Liverpool FC, Slot menyatakan, “Saya pikir dia sudah memberikan dampak besar di lini serang kami. Tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menjadi bagian dari situasi build-up di mana dia adalah seseorang yang memulai serangan atau menjadi bagian saat kami memulai serangan.”

Arne Slot juga memberikan pandangannya mengenai peran Gyokeres dalam strategi pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Menurutnya, meskipun gaya bermain Arsenal tidak banyak berubah, kehadiran penyerang nomor 9 mereka yang baru cukup signifikan. “(Gabriel) Jesus memang penyerang murni, tetapi jarang bermain. Sementara Gyokeres berbeda dengan (Kai) Havertz atau (Leandro) Trossard yang lebih sering dimainkan sebagai false nine,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Slot menambahkan bahwa Gyokeres lebih berperan sebagai target man sekaligus ancaman serius melalui pergerakan tanpa bola. Kemampuannya melakukan lari ke ruang kosong di belakang pertahanan lawan menjadi hal yang patut diwaspadai Liverpool. “Gyokeres lebih banyak melakukan lari ke ruang belakang dibanding Havertz atau Trossard. Itu perbedaan kecil, tapi cukup signifikan,” jelas Arne Slot.

Saat mencetak gol pertama melawan Leeds United, Gyokeres berhasil memanfaatkan ruang yang ada dan mencetak gol melalui solo run. Data dari Understat menunjukkan efektivitas kedua penyerang ini; Gyokeres mencatat expected goals (xG) sebesar 1.42 dalam dua pertandingan, sementara Hugo Ekitike mencatat xG sebesar 1.22.

Set Piece Mematikan Arsenal

Salah satu kekuatan Arsenal dalam beberapa musim terakhir adalah kemampuan mereka dalam memanfaatkan situasi set piece untuk mencetak gol. Musim ini, tiga dari enam gol Arsenal tercipta dari tendangan pojok, sebuah fakta yang tidak luput dari perhatian Arne Slot.

“Salah satu kekuatan mereka juga terletak pada bola mati, dan itu adalah area yang, jika Anda lihat pada hari Senin ketika kami menghadapi Newcastle, kami kebobolan dua gol dan melawan Bilbao dua gol, kami perlu meningkatkannya,” terang Arne Slot. Meski demikian, Slot tetap optimistis. “Ngomong-ngomong, kami sangat bagus musim lalu, jadi jangan panik sama sekali. Kami juga harus bertahan dari banyak bola mati di Newcastle, jadi hanya keboboban dua gol tidak terlalu buruk,” ucap pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Jalannya pertandingan diprediksi akan berlangsung sangat ketat. Siapa yang akan mendominasi akan sangat ditentukan oleh tim mana yang berhasil mencetak gol lebih dulu.

Jika Arsenal mencetak gol cepat, Liverpool kemungkinan akan menguasai penguasaan bola, sementara The Gunners akan mengandalkan strategi bertahan-menyerang balik (defend-counter) untuk menambah gol. Sebaliknya, jika Liverpool yang berhasil mencetak gol pembuka, Arsenal akan mengambil alih dominasi penguasaan bola. Namun, jika kedua tim gagal mencetak gol di babak pertama, penguasaan bola diprediksi akan berimbang sepanjang pertandingan.

Pemain Absen

Kedua tim harus menghadapi tantangan badai cedera menjelang pertandingan penting ini. Liverpool dipastikan tidak akan diperkuat oleh Frimpong. Sementara itu, Arsenal akan tampil tanpa dua pemain kunci mereka, Bukayo Saka dan Kai Havertz.

Prediksi Susunan Pemain

Liverpool (4-2-3-1): Alisson Becker, Bradley, Ibrahima Konate, Virgil Van Dijk, Milos Kerkez, Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister, Florian Wirtz, Mohamed Salah, Cody Gakpo, Hugo Ekitike.

Arsenal (4-2-3-1): David Raya, Julian Timber, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Calafiori, Odegaard, Zubimendi, Rice, Madueke, Eze, Gyokeres.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.