Menurut informasi yang dilansir KalselBabusalam.com, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara mengejutkan mengumumkan penundaan agenda konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Acara penting yang semula dijadwalkan pada Kamis, 30 April pukul 16.00 WIB ini, kini harus diundur tanpa batas waktu yang jelas, sebuah kabar yang disampaikan melalui pembaruan agenda resmi kepada awak media.

Dalam rilis yang diterima, Sekretariat KSSK hanya menyampaikan perubahan jadwal tersebut tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai kapan waktu pengganti pelaksanaan konferensi pers tersebut akan dilangsungkan. Pernyataan resmi dari Sekretariat KSSK berbunyi, “KONFERENSI PERS KSSK: 30 April 2026 pukul 16.00 wib ditunda. Mohon maaf sebesar-besarnya,” sebagaimana diungkapkan pada Kamis (30/4).

Penundaan ini tentu menimbulkan pertanyaan, mengingat konferensi pers KSSK merupakan forum krusial untuk menyampaikan perkembangan terbaru terkait stabilitas sistem keuangan nasional. Dengan belum adanya informasi lanjutan mengenai jadwal baru, publik dan para pemangku kepentingan harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan gambaran terkini mengenai kondisi perekonomian dan langkah-langkah kebijakan yang diambil.

Konferensi Pers APBN Kita Juga Batal

Sebelumnya, Kemenkeu juga telah membatalkan agenda Konferensi Pers APBN Kita yang sedianya digelar pada Rabu (29/4). Pembatalan ini juga dilakukan tanpa disertai penjelasan rinci dari pihak Kemenkeu mengenai alasan di baliknya, menambah daftar ketidakpastian informasi publik terkait kinerja keuangan negara.

Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat memberikan respons singkat terkait absennya pemaparan APBN. Ketika ditanyai oleh wartawan, Purbaya hanya menjawab, “Nanti, ya. Lagi loyo (kurang fit),” mengindikasikan kondisi kesehatan yang kurang prima sebagai salah satu faktor.

Kendati demikian, saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai kondisinya, Purbaya memastikan bahwa keadaannya sudah membaik. “Udah sehat,” ujarnya, memberikan sedikit kelegaan di tengah spekulasi yang mungkin muncul.

Purbaya memang diketahui sempat mengalami sakit pinggang. Dalam sebuah acara Media Briefing di BPPK Purnawarman Kampus, Jakarta Selatan, pada Jumat (24/4) lalu, Menteri Purbaya terlihat beberapa kali memegangi pinggangnya dan bahkan harus bertumpu ke bahu timnya saat berjalan usai acara tersebut, menandakan nyeri yang cukup mengganggu.

Bahkan, Menteri Purbaya sempat mengungkapkan bahwa ia harus menjalani suntikan di delapan titik berbeda di punggungnya untuk mengatasi rasa sakit tersebut. Menurut pengakuannya, kondisi sakit yang dialaminya ini merupakan akibat dari faktor kelelahan, sebuah pengingat akan tuntutan pekerjaan yang tinggi bagi para pejabat negara.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.