
KALSELBABUSALAM.COM
Banjarmasin – Kedai 99 Trisakti, yang terletak di tengah hiruk-pikuk Kota Banjarmasin, menjadi saksi sebuah perayaan syukuran namun sarat makna. Pada hari itu, H. Dinjaya, seorang tokoh Banua yang dikenal gigih memperjuangkan aspirasi masyarakat, merayakan hari lahirnya yang ke-72. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, memberikan penghormatan istimewa dengan menyerahkan kue ulang tahun kepada H. Dinjaya, yang juga menjabat sebagai Ketua FORPEBAN dan IPPI Kalsel.
Momen ini bukan sekadar selebrasi, melainkan simbol harmoni antara dunia usaha, pejabat Negara, dan aktivis masyarakat. “Kanda Dinjaya adalah figur yang tidak hanya menjadi panutan, tetapi juga inspirasi bagi banyak pihak di Banua,” ujar Saut Nathan dengan nada penuh penghormatan. Pemilik Kedai 99 itu berharap, di usianya yang semakin matang, H. Dinjaya tetap diberkahi kesehatan, umur panjang, dan semangat untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Kalimantan Selatan.
H. Dinjaya dikenal luas sebagai sosok yang vokal dalam memperjuangkan isu-isu strategis di Kalimantan Selatan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat. Tak hanya itu, perannya juga krusial dalam menjembatani komunikasi antar lembaga di wilayah ini. Ketegasan dan konsistensi yang ditunjukkannya menjadi inspirasi bagi banyak aktivis muda di Banua.
Di sela acara, Saut Nathan menyampaikan harapan besar agar hubungan harmonis antara pejabat negara dan aktivis seperti H. Dinjaya terus terjaga. “Beliau adalah mentor bagi banyak orang, terutama generasi muda yang terjun di dunia lembaga swadaya masyarakat. Saya berharap, semangat beliau dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat konsisten dan tegak lurus dan senantiasa terus berlanjut,” kata Saut, yang tak henti-hentinya memuji dedikasi H. Dinjaya.
Perayaan syukuran ini membuktikan bahwa kolaborasi antara Anggota DPRD Banjarmasin, pelaku usaha, dan aktivis mampu menciptakan hubungan yang produktif untuk kepentingan bersama. Di usia yang ke-72, H. Dinjaya tidak hanya dirayakan sebagai tokoh penting di Kalimantan Selatan, tetapi juga sebagai simbol perjuangan yang tak pernah surut demi kebaikan Banua.
Kedai 99, yang biasanya menjadi tempat diskusi hangat sambil menikmati alunan berbagai musik gendre, dari berbagai kalangan masyarakat, hari itu menjadi ruang pertemuan penuh makna. Harmoni yang terpancar dalam acara tersebut memberikan gambaran bahwa perjuangan untuk Banua dapat terus berlanjut dengan dukungan semua pihak.
“Ini bukan hanya soal hari ulang tahun,” tegas Saut Nathan, “tapi juga penghormatan atas dedikasi seorang H. Dinjaya yang telah memberikan begitu banyak inspirasi untuk kemajuan Banua.”
Acara sederhana itu berakhir dengan doa bersama, sebuah simbol harapan untuk masa depan yang lebih baik, dengan H. Dinjaya sebagai salah satu figur sentral yang terus menginspirasi langkah-langkah besar untuk Banua.(Tim)










